Dewi Ajeng Maulidya: Harus Sabar Hadapi Siswa

M. Irvan Romadhon • Dipublikasikan Jumat, 13 Februari 2026 | 09:00 WIB
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO

 

MENGAJAR siswa TK bukan sekadar profesi bagi Dewi Ajeng Maulidya. Sebaliknya, sebagai investasi jangka panjang. Tepatnya terhadap sumber daya manusia (SDM) di Bojonegoro.

Ajeng tertarik mengajar di TK Al-Muhajirin, Ngumpakdelam, Dander karena ingin berkontribusi dalam membangun pola pikir generasi mendapatkan. Sehingga tak hanya cerdas secara akademik, tapi memiliki karakter hang baik.

''Baru sekitar dua bulan mengajar," ungkap perempuan asal Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro Kota tersebut.

Perempuan 20 tahun itu harus sabar dalam menghadapi berbagai situasi di kelas. Seperti ketika siswa berebut mainan, mengompol, tak mau masuk kelas, maupun minat belajar yang kurang. Bahkan saat siswa belim mampu mengenakan celana usai dari kamar mandi.

Namun tak semua siswa. Terdapat beberapa siswa yang sudah mandiri. Tentu melalui pembelajaran dan pembiasan sehari-hari.

''Walau belum mampu melakukan secara optimal," jelasnya. (irv/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
Guru sdm profesi dander karakter mengajar siswa TK Siswa bojonegoro kelas