Bagi Nabila Bilqis Azahra, hidup yang bermakna lahir dari keseimbangan. Perempuan berjilbab ini percaya bahwa rutinitas dan hobi saling melengkapi.
Belakangan, Nabila tengah berupaya merapikan keseharian. Mulai dari bangun pagi, berangkat sekolah, bekerja, hingga menyempatkan olahraga. Semua ia jalani sebagai cara menemukan ritme hidupnya sendiri. “Di sanalah hidupku menemukan ritmenya,” tutur Nabila.
Di sela kesibukan, Nabila memberi ruang untuk bernapas lewat berbagai hobi. Ia gemar menggambar, berkerajinan, mengarang cerita, hingga bernyanyi. Aktivitas kreatif tersebut menjadi medium untuk menuangkan ekspresi dan emosi.
“Menggambar untuk menuangkan perasaan, menyanyi untuk refreshing beban kepala, dan berkarya untuk mengabadikan pikiran,” katanya.
Ia menilai rutinitas membentuk disiplin, sementara hobi memberi warna pada hari-harinya. Perpaduan keduanya membuat hidup terasa lebih berarti dan tidak berjalan hampa.
Ke depan, Nabila berharap bisa tumbuh menjadi pribadi yang seimbang—bertanggung jawab tanpa kehilangan kepekaan dan kreativitas. “Rutinitas menuntunku pada tanggung jawab, dan hobi menjaga jiwaku tetap hidup,” ujarnya.
Diam-diam, Nabila menyimpan mimpi besar. Ia berharap suatu hari nanti bisa dikenal sebagai fashion designer yang sukses, berangkat dari kebiasaan kecil dan karya yang ia rawat sejak sekarang. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana