OUTFIT sangat penting bagi mayoritas perempuan. Dari cara berpakaian dipercaya bisa meningkatkan rasa percaya diri. Tak jarang banyak perempuan belajar tentang mix and match pakaian atau outfit mereka setiap hari.
Setidaknya itu yang dilakukan Uges Maria Khamuda, mahasiswi Universitas Bojonegoro (Unigoro). Perempuan akrab dipanggil Mida itu mengaku, tertarik mengoleksi baju. Sering kali mengikuti tren di pasaran, meski sesekali juga skip.
Pipih sesuai karakter dan kenyamanan. Paling tidak, kata dia, selalu membeli baju sebulan sekali. "Atau kadang langsung beberapa baju sekaligus. Kalau sekarang seringnya beli langsung atau offline gitu," katanya. Mida lebih memilih baju yang modelnya simpel. Tapi, tetap modis.
Konsepnya, kata dia, capsule wardrobe. Biar serasi sama jilbab, tas, celana, dan sepatu. Warga Kecamatan Kapas ini mengaku, lebih suka warna-warna krim atau coklat.
"Warna favoritku dari dulu masih sama, krim atau coklat-coklat gitu. Bahanya earth tone atau warna alam gitu," imbuh mahasiswi jurusan Ekonomi Pembangunan itu.
Dari kegemarannya itu, ia memiliki keinginan membuka toko baju. Di mana desainnya dibuat sendiri. "Seperti di akun Instagram Outfix gitu, pengin bisa," tutur perempuan suka pelajaran ekonomi itu. (yna/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana