HILMI Nafisah, mahasiswi Institut Agama Islam (IAI) Al-Fatimah Bojonegoro yang memiliki kegemaran membaca sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Selalu menyempatkan membaca dengan berbagai genre di sela kesibukannya.
’’Kalau hobi sih sesuai mood (suasana hati). Tapi, paling suka membaca cerita seperti novel,” ucap Hilmi, sapaan akrabnya. Menurut dia, membaca sering dilakukan saat merasa gabut atau bosan dan ketika ada waktu luang.
Baginya, membaca menjadi hal menarik dan menyenangkan. Karena melatih fokus otak. ’’Paling suka genre imajinatif. Karena sekarang lagi di pondok dan tidak boleh bawa novel jadi baca kalau di rumah,” katanya.
Hilmi mengaku, membaca selalu disempatkan meski penuh kesibukan. Yakni, mengaji dan membantu di bidang laundry di pondok pesantren (ponpes). ’’Di pesantren sini (Al-Fatimah) bida dibilang mengabdi di bagian laundry. Jadi, selain berstatus santri dan mahasiswa saya juga biasa disebut mbak laundry,” katanya.
Namun, lanjut Hilmi, itu tidak mengganggu proses mengajinya. Malah berharap bentuk kegiatan itu bisa mempermudah proses hafalan dan mengaji. ’’Malahan saya berharap karena bentuk pengabdian ini bisa mempermudah proses hafalan dan mengaji saya,” ujar mahasiswi prodi psikologi Islam itu. (yna/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana