Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Chafidhoh: Seolah Masuk Dunia Novel

Yana Dwi Kurniya Wati • Kamis, 2 Oktober 2025 | 17:00 WIB
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO

 

MEMBACA membuka jendela dunia, itu seperti apa adanya. Banyak membaca seakan punya ruang imajinasi tersendiri. Ruang itu yang membuat belajar dan memahami berbagai hal. Seperti diakui Chafidhoh. ’’Aku suka baca, terutama novel,” ungkap perempuan kerap disapa Fidhoh itu.

Bagi dia, membaca novel seolah membuatnya memasuki dunia baru. Asyik dan penuh imajinasi. Tempat belajar dan mengenal banyak hal. Ruang memahami berbagai macam kondisi dan situasi. ’’Dari situ bisa memahami berbagai macam human (manusia) lewat cerita,” katanya.

Kesukaan dalam memahami cerita juga membawa dia menyenangi dunia tulis. Kali ini bukan hanya karena ruang imajinasi, tapi tempat teduh baginya. Menurutnya, menulis menciptakan perasaan yang tak selalu bisa diucapkan. ’’Dengan menulis aku bisa mengekspresikan apapun yang terjadi dalam hidup,” tutur perempuan 20 tahun itu.

Dia mengaku, menulis merupakan salah satu tempat ternyaman. Bercerita tanpa penghakiman dan penolakan. Hanya diri sendiri atau orang dikehendaki yang mengetahui. ’’Aku jadi bisa mengekspresikan apapun tanpa takut dihakimi atau ditolak,” katanya.

Bahkan, karena kegemarannya dengan buku dan pena membawa ia aktif dalam beberapa komunitas literiasi dan kepenulisan online. Seperti seminar, kelas kepenulisan, hingga bedah buku. ’’Aku aktif juga di beberapa komunitas literasi,” ucapnya.

Fidhoh menambahkan, selain membaca dan menulis, upaya menjaga mental tetap aman baginya juga datang dari aktivitas jalan-jalan. Karena menjadi salah satu bentuk melepas penat dan menyegarkan pikiran. ’’Ini juga salah satu bentuk melepas penat,” ujar Mahasiswi Jurusan Psikologi Institut Agama Islam (IAI) Al-Fatimah Bojonegoro itu. (yna/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Perempuan #komunitas #novel #IAI Al-Fatimah #membaca #Buku #bojonegoro #imajinasi #literasi #manusia