MENCOBA hal baru menjadi sesuatu yang banyak digandrungi kaum muda masa kini. Salah satunya Hanin Febriyanti, perempuan asal Desa Jatiblimbing, Kecamatan Dander. Dirinya mengaku suka mencoba hal baru. Terutama di bidang rias.
Hanin bercerita, bahwa sudah terjun di dunia rias sejak duduk di bangku sekolah menengah kejuruan (SMK) pada 2017. Meski hingga kini, jasanya belum banyak diketahui orang. Namun, dirinya tetap optimistis dengan terus mengeksplor dunia rias.
Salah satunya dengan belajar banyak teknik. ’’Menyangkut bidang ini (rias) tidak pernah bosan mengeksplor hal-hal baru,” ungkap perempuan 21 tahun itu.
Dia mengatakan, beberapa teknik dipelajari yakni cara agar rias terlihat lembut, teknik menggambar alis agar tidak menggumpal dan tidak perlu dicukur. Hingga cara buat foundation agar rias tahan lama tidak mudah luntur.
Ia pun belajar secara otodidak. ’’Belajarnya otodidak secara online via YouTube, terus dicoba sendiri ternyata bisa,” tutur mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro itu dengan bangga. Dia menyampaikan, kesukaannya dengan rias tidak lepas dari rasa senang melihat orang lain terlihat cantik.
Setiap bulan, lanjut dia, selalu ada tawaran untuk merias orang lain. ’’Membuat orang menjadi cantik itu sudah termasuk menyenangkan diri sendiri,” pungkasnya. (yna/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana