RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - SMAN MT Bojonegoro berhasil menorehkan capaian luar biasa dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun ini. Satu-satunya sekolah keterpaduan di Bojonegoro tersebut berhasil mengantar total 70 siswa lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN) favorit di Indonesia. Tepatnya 39 siswa melalui jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) dan 31 seleksi nasional berdasarkan tes SNBT.
Siswa yang diterima PTN dalam SNPMB naik signifikan dibandingkan tahun lalu. Tentu berkat kerja keras dan sinergitas antar siswa, sekolah, hingga orang tua atau wali siswa.
Selain siswa lolos melalui SNBP dan SNBT, SMAN berada di Jalan Sukowati, Kapas tersebut juga mengantarkan 2 siswa lolos ke sekolah kedinasan dan 10 siswa masuk ke politeknik kesehatan (poltekes). Juga 3 siswa melanjutkan ke perguruan negeri swasta (PTS) kedokteran.
Kepala SMAN MT Bojonegoro Anam Syaifuddin, M.Pd mengatakan jumlah siswa yang lolos ke PTN naik signifikan. Baik melalui jalur SNBP maupun SNBT. Siswa diterima di PTN favorit di Jawa Timur, seperti Universitas Brawijaya hingga Universitas Airlangga.
Selain itu, terdapat siswa masuk ke sekolah kedinasan dan poltekes. Juga siswa diterima di perguruan tinggi swasta pada program studi (prodi) kedokteran.
‘’Menandakan adanya peningkatan kualitas dan daya saing siswa SMAN Model Terpadu Bojonegoro di tingkat nasional,” terangnya
Anam menjelaskan capaian luar biasa tak terlepas dari program student advisor. Dalam program tersebut setiap guru memberikan pendampingan intensif pada 7 hingga 10 siswa. Pendampingan dilakukan untuk mengarahkan dan menyiapkan siswa dalam menentukan langkah ketika ketika lulus. Termasuk dalam mencapai cita-cita masuk ke PTN yang dituju.
‘’Jumlah siswa yang masuk ke PTS dan PTN masih bisa bertambah. Terlebih masih ada jalur mandiri,” ungkapnya.
Selain torehan pada SNPMB, SMAN MT Bojonegoro selama tahun pelajaran 2025/2026 juga meraih berbagai prestasi akademik dan non akademik di tingkat kabupaten hingga internasional. Total 136 prestasi berhasil diraih para siswa.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa dengan semangat, disiplin, dan doa, siswa-siswi SMAN Model Terpadu Bojonegoro mampu bersaing di tingkat nasional dan meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Prestasi diraih siswa seperti Kejurnas Akuatik hingga 56th Singapore National Age Group Swimming Championships yang dipersembahkan oleh siswa atas nama M. Haviz Rizal Wibowo.
Pihak sekolah berharap capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar sekolah. Namun dapat menginspirasi generasi berikutnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah di tingkat lebih tinggi.
Prestasi gemilang ini semakin mengukuhkan posisi SMAN Model Terpadu Bojonegoro sebagai salah satu sekolah unggulan di Bojonegoro yang konsisten mencetak lulusan berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Satu-satunya Sekolah Keterpaduan di Bojonegoro
SMAN MT Bojonegoro memiliki keistimewaan yang tak dimiliki sekolah lain di Bojonegoro. Selain capaian prestasi membanggakan di bidang akademik dan non akademik. SMAN MT Bojonegoro merupakan satu-satunya sekolah keterpaduan di Bojonegoro.
Status sekolah keterpaduan membuat SMAN MT Bojonegoro bisa menerima siswa baru melalui jalur khusus. Tepatnya jalur keterpaduan dengan pagu total 72 siswa baru. Tentu yang bisa masuk melalui jalur keterpaduan tersebut merupakan siswa dari SMPN MT Bojonegoro.
Kepala SMAN MT Bojonegoro Anam Syaifuddin, M.Pd mengatakan dalam penerimaan siswa baru melalui jalur keterpaduan dibagi dalam beberapa jalur. Mulai jalur afirmasi untuk siswa dari keluarga pra sejahtera. Lalu jalur golden ticket bagi ketua OSIS, ketua Pramuka, dan hafidz Al-Quran.
‘’Juga jalur prestasi hasil lomba,” terangnya.
Selain itu, ada jalur nilai rapot di tahap kedua penerimaan siswa baru jalur keterpaduan. Pada jalur tersebut siswa diterime berdasarkan nilai rapor. Tentu melalui seleksi dan pemeringkatan nilai.
SMAN MT Bojonegoro juga masih membuka sistem penerimaan murid baru (SPMB) reguler. Pelaksanaan SPMB reguler saat ini berlangsung tahap pengambilan PIN. Kemudian pendaftaran dimulai 11 Juni mendatang untuk jalur domisili. (*/irv)
Editor : Yuan Edo Ramadhana