Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Sekolah Rakyat di Bojonegoro Dijadwalkan Beroperasi 15 Agustus

M. Irvan Romadhon • Senin, 11 Agustus 2025 | 02:03 WIB

 

MENUNGGU PUSAT: Gedung Pusdiklat Tirto Adhi Soerjo berdiri megah di tengah sawah. Gedung yang dibangun dari APBD 2017-2018 itu diproyeksikan untuk sekolah rakyat. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEG
MENUNGGU PUSAT: Gedung Pusdiklat Tirto Adhi Soerjo berdiri megah di tengah sawah. Gedung yang dibangun dari APBD 2017-2018 itu diproyeksikan untuk sekolah rakyat. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEG

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Setelah sempat tertunda, Sekolah Rakyat (SR) Bojonegoro dijadwalkan mulai beroperasi pada 15 Agustus mendatang. Sebelumnya sekolah rakyat direncanakan mulai kegiatan belajar mengajar pada akhir Juli atau awal Agustus lalu. Namun ditunda akibat persiapan belum selesai. Termasuk renovasi gedung.

Saat ini semua persiapan sudah selesai. Sehingga kegiatan belajar mengajar bisa segera dimulai. Kepala sekolah dan guru siap menyambut siswa sekolah rakyat.

Kepala Sekolah Rakyat Bojonegoro Muhammad Shobirin mengatakan, pada 15 Agustus mendatang akan dibuka dan mulai kegiatan belajar mengajar. Terlebih semua kebutuhan untuk pembelajaran sudah sudah siap.

Shobirin menjelaskan guru dan kepala sekolah sudah siap menyambut siswa sekolah rakyat. Saat ini proses bersih-bersih sarana dan prasarana gedung di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.

’’Persiapan untuk menyambut siswa,” ungkapnya. Terkait prosesi pembukaan, pihaknya mengaku masih koordinasi dengan dinas terkait. Terlebih hingga saat ini belum ada kabar seperti apa nantinya acara pembukaan.

Terdapat 100 siswa jenjang SMA yang akan bersekolah di sekolah rakyat. Sementara, jumlah guru sebanyak 17 guru. Terdiri atas enam guru berasal dari luar Bojonegoro dan 11 guru asli Kota Ledre.

’’17 guru dan satu kepala sekolah,” jelasnya. Shobirin menjelaskan, status guru sudah resmi ikut sebagai ASN di lingkup Kementrian Sosial (Kemensos). Pelantikan sudah dilakukan oleh Menteri Sosial pada Jumat (8/8) lalu secara daring. (irv/bgs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#agustus #kepala sekolah #Siswa #bojonegoro #Sekolah Rakyat