RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bupati Blora Arief Rohman menerima silaturahmi jajaran Jawa Pos Radar Bojonegoro, Kamis (3/9). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi dan sinergi. Juga menyampaikan giat event Jawa Pos Radar Bojonegoro Award 2026.
Rombongan Jawa Pos Radar Bojonegoro dipimpin Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Bachtiar Febrianto. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal terkait perkembangan Blora turut menjadi bahan pembicaraan, termasuk berbagai inovasi yang tengah didorong pemerintah daerah.
Arief mengatakan, komunikasi dengan media menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Sebab, media memiliki peran dalam menyampaikan informasi sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui perkembangan berbagai program pemerintah.
“Alhamdulillah, tentu kami bersyukur dan berterima kasih atas apresiasi dari Jawa Pos Radar Bojonegoro,” ujar Arief.
Salah satu yang menjadi perhatian Pemkab Blora adalah sektor pertanian. Arief menyebut pengembangan pertanian terus didorong agar tidak berhenti pada peningkatan produksi, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi petani.
Baca Juga: Saatnya Usulkan Tokoh Inspiratif untuk Radar Bojonegoro Award 2026
Salah satunya melalui pengembangan beras organik. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pertanian yang lebih berkualitas sekaligus membuka peluang pasar bagi produk pertanian Blora.
“Pertanian menjadi salah satu potensi besar Blora. Kita ingin petani tidak hanya memproduksi, tetapi bagaimana hasil pertaniannya memiliki nilai tambah. Salah satunya kita dorong melalui beras organik,” jelasnya.
Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Bachtiar Febrianto mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan pemerintah daerah maupun berbagai elemen masyarakat di wilayah kerja Radar Bojonegoro.
“Media tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pembangunan daerah melalui pemberitaan yang kritis, konstruktif, dan berimbang,” jelasnya. (hul/zim)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah