Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Debat Perdana 2 Calon Wakil Bupati Pilkada Bojonegoro 2024 Gagal Digelar, Berikut Kronologinya

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 20 Oktober 2024 | 06:44 WIB
(YUAAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
(YUAAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Agenda debat perdana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bojonegoro 2024 yang digelar Sabtu (19/10) di salah satu hotel di Jalan Veteran gagal digelar.

Kegiatan yang dibiayai dari uang negara itu sebelum dibatalkan sempat diwarnai keributan.

Berikut kronologinya: pada Pukul 19:05, paslon nomor 01 Teguh Haryono-Farida Hidayati, dan paslon nomor 02 Setyo Wahono-Nurul Azizah datang di hall Eastern Hotel dikawal rombongan tim pemenangan masing-masing.

Sekitar pukul 19:10 Acara dimulai dg menyanyikan Indonesia Raya dan Jingle Pilkada Bojonegoro.

Pada pukul 19:15 Ketua KPUK Bojonegoro, Rrobby Adi Perwira memberikan sambutan.

Sekitar pukul 19:20, moderator membacakan teknis debat, panelis diperkenalkan.

Selanjutnya sekitar 19:30 Cawabup nomor 01 Farida Hidayati, dan cawabup nomor 02 Nurul Azizah diundang moderator naik panggung.

Kemudian pada pukul 19:32 moderator memulai debat dengan penyampaian visi misi, dimulai cawabup 01 Farida.

Berlanjut pukul 19:33 cawabup Farida mengundang cabup 01 Teguh Haryono naik ke atas panggung dan berbicara.

Pukul 19: 34, tim pemenangan paslon 02, Ahmad Supriyanto langsung menghampiri kursi ketua KPUKBojonegoro.

Pukul 19:35, moderator menegur Paslon 01 untuk cabup tidak naik panggung, tapi teguran diabaikan.

Photo
Photo

Pukul 19:36 Kedua kubu saling yel-yel, sementara tim pemenangan paslon 02 Ahmad Supriyanto dan Sukur Priyanto beberapa kali menghampiri lagi ke kursi Ketua KPUK Robby Adi Perwira, sampai harus dipisah keamanan.

Suasana semakin gaduh, sekitar pukul 19:40 Ketua KPUK Bojonegoro menjelaskan lagi soal kesepakatan berita acara dan format debat, namun Farida dan Teguh meminta penjelasan dari Robby apa yang dilanggar dari berita acara itu.

Sekitar pukul 20:00 Situasi makin panas dan dua kubu saling lempar statmen, Robby menawarkan diskusi mengenai format debat bersama bawaslu dan LO masing-masing kubu selama 10 menit. Sampai 10 menit berlalu tidak berjalan

Sekitar 20:10 cawabup nomor 02 Nurul menawarkan solusi: Boleh Farida didampingi Teguh, tapi tetap Farida yg menyampaikan visi-misi. Tapi ditolak Farida, kembali mengungkit berita acara

Sekitar 20:15, Robby kembali memberi peringatan terakhir, meminta diskusi 5 menit dengan kedua paslon. Tapi tetap buntu, dan tidak mufakat.

Kemudian sekitar 20:20, Robby resmi menyatakan debat dihentikan karena situasi tidak kondusif.

Setelah acara, komisioner KPUK dan Bawaslukab Bojonegoro langsung naik ke lantai 2 Eastern, awak media tidak boleh ikut. Teguh-Farida, dan Nurul masih di atas panggung.

Sekitar pukul 20.30 Teguh-Farida turun dari panggung tapi masih duduk di pinggir panggung. Bawaslukab Bojonegoro keluar hotel dari pintu depan

Sekitar pukul 21.00 akhirnya cawabup 02 Nurul turun dari panggung, dan tim dari paslon 02 keluar dari hotel Eastern.

Sekitar 21:20, kemudian Teguh-Farida keluar dari hotel, namun Teguh mendadak memilih keluar lewat basement setelah melihat wartawan menunggu di pintu depan. Sebaliknya, Farida tetap keluar dari pintu depan.

Hingga pukul 21.30, situasi sudah mulai mereda, tinggal sedikit masih berada di hotel. (edo/msu)

 

 

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kpuk bojonegoro #bawaslukab #wahono #pilkada bojonegoro #Nurul Azizah #Berita Acara #sukur priyanto #teguh haryono #debat publik #moderator #pilkada #farida #keributan #farida hidayati #bojonegoro #Setyo Wahono #KPUK #bawaslukab bojonegoro #Teguh #jalan veteran #debat #Nurul #pkpu