Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Elektabilitas Abu Nafi Makin Meroket, PPP Pilih Dukung Calon dari KIM Plus di Pilkada Blora?

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 18:06 WIB
PILKADA BLORA: Elektabilitas sosok politisi PPP Abu Nafi meroket, namun belum kunjung menerima rekomendasi dari pusat. Abu Nafi dijagokan berpasangan dengan politisi PDIP. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
PILKADA BLORA: Elektabilitas sosok politisi PPP Abu Nafi meroket, namun belum kunjung menerima rekomendasi dari pusat. Abu Nafi dijagokan berpasangan dengan politisi PDIP. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

BLORA, Radar Bojonegoro- Tinggal beberapa hari jelang masa pendaftaran calon Pilkada 2024 pada 27 Agustus mendatang, peta persaingan di Pilkada Kabupaten Blora masih belum terang.

Politisi PPP senior di Blora Abu Nafi, yang sebelumnya digadang-gadang jadi Calon Bupati (Cabup) Blora, hingga kini belum mendapat rekomendasi dari pusat.

Nama Abu Nafi sendiri sebenarnya jadi salah satu kandidat kuat Cabup Blora.

Dia dijagokan berpasangan dengan politisi muda PDIP yang juga staff Bambang Pacul,  Andika Adikrisna pada Pilkada Kabupaten Blora 2024.

Ketua DPC PDIP Blora M. Dasum mengatakan, duet Abu Nafi-Andika diyakini bisa melawan sepuluh partai politik yang mengusung petahana Arief Rohman dan Sri Setyorini (Asri).

Apalagi sosok Abu Nafi yang sudah sangat dikenal dekat dengan masyarakat, ditambah elektabilitasnya yang tinggi.

Plus sosok Andika yang merupakan politisi muda dengan segudang prestasi dan inovasi untuk masyarakat.

Maka, duet Abu Nafi-Andika pun digadang-gadang merupakan pasangan paling ideal untuk dijagokan dalam Pilkada Kabupaten Blora 2024.

"Kami dari PDIP akan tetap mencalonkan kader terbaik yang kami miliki. InshaAllah nantinya ada Mas Andika Adikrisna yang maju," ucap Dasum.

"Untuk PPP nanti Mbah Abu Nafi. Kami persiapkan terlebih dahulu. Tujuan dari pencalonan ini untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blora ke depan,” imbuh dia," imbuh dia.

Namun, dengan belum adanya sinyal terang terkait rekomendasi dari PPP pusat, maka nasib Abu Nafi dalam pencalonan Pilkada Blora 2024, masih terkatung-katung.

Ya, tak adanya kejelasan soal rekomendasi calon, tentu membuat langkah politisi PPP itu menjadi terganjal.

Sejatinya dengan putusan MK terbaru, nomor 60/PUU-XXII/2024 MK terkait persyaratan pencalonan di Pilkada 2024, PDIP bisa saja mengusung pasangan calon sendiri.

Tapi apakah PPP tidak ingin mencalonkan kader terbaiknya dalam pilkada Blora?

Dan justru memilih memberikan dukungannya kepada petahana nonkader PPP usungan KIM Plus?

Keputusan penting ini tentu sangat ditunggu masyarakat Blora, terutama pendukung Abu Nafi. Mengingat masa pendaftaran calon untuk Pilkada 2024 kini tinggal menghitung hari. (*)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#asri #politisi #ketua dpc #pilkada #ppp #partai politik #elektabilitas #masyarakat #mk #cabup #Abu Nafi #blora #pdip