Realisasi PBB Tembus Rp 23 Miliar, Naik Rp 2 Miliar dari Tahun Lalu

Rahul Oscarra Duta • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 09:45 WIB
Ilustrasi Uang. (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi Uang. (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Target penerimaan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) tahun ini tinggal selangkah lagi. Hingga 30 September 2026, realisasi PBB-P2 sudah mencapai sekitar 92 persen dari target Rp 25 miliar.

Kepala Bidang Penagihan dan Pengendalian Pendapatan Daerah BPPKAD Blora, Siti Rokhayah menjelaskan, sekitar Rp 23 miliar sudah masuk ke kas daerah. Dia mengakui, kini tinggal mengejar kurang lebih Rp 2 miliar untuk menutup target tersebut.

Baca Juga: Belasan Siswa SD di Blora Alami Keluhan Sakit Perut Hingga Muntah Diduga Konsumsi MBG

‘’Capaian ini lebih tinggi dibandingkan progres tahun sebelumnya. Pada September 2025, realisasi PBB-P2 baru berada di angka 83,74 persen atau sekitar Rp 20,93 miliar,” ujarnya.

Dia mengatakan, capaian tersebut tak lepas dari sejumlah langkah percepatan yang dilakukan sejak awal tahun. ‘’Kami terus melakukan percepatan penagihan. Tidak hanya mengandalkan penagihan langsung, tapi juga mendorong pembayaran secara digital supaya masyarakat lebih mudah membayar PBB,” ujar Siti.

Menurut dia, koordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan juga terus diperkuat. BPPKAD melakukan pemantauan realisasi secara berkala, terutama terhadap wilayah yang masih memiliki tunggakan.

Baca Juga: Program Beasiswa Blora Berprestasi, Seleksi Beasiswa Dibuka Bulan Depan dan Bakal Gunakan CAT BKN

‘’Kami juga terus berkoordinasi dengan desa dan kelurahan. Yang sudah lunas lebih dulu kami dorong menjadi contoh bagi desa lainnya,” jelasnya.

Siti juga mengingatkan, wajib pajak yang belum membayar agar segera melunasi. Sebab, keterlambatan pembayaran PBB-P2 akan dikenakan denda jatuh tempo.

‘’Kalau sudah jatuh tempo dan belum dibayar, ada denda satu persen setiap bulan setelah jatuh tempo. Karena itu kami mengimbau masyarakat jangan sampai menunda pembayaran,” jelasnya. (hul/ind)

Editor : Hakam Alghivari
naik pbb realisasi blora