Perselingkuhan 21 ASN Berujung Perceraian, Januari hingga Juli, 15 Istri Gugat Suami

Dewi Safitri • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:45 WIB
Ilustrasi dan grafis penyebab perceraian di Bojonegoro. (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi dan grafis penyebab perceraian di Bojonegoro. (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pendapatan rutin setiap bulan tidak menjamin keutuhan rumah tangga. Buktinya, mulai Januari hingga Juli 2026, tercatat 21 aparatur sipil negara (ASN) cerai. Perselingkuhan menjadi salah satu pemicu utama perceraian.

Dari 21 perkara perceraian ASN yang tercatat di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro sepanjang Januari hingga Juli 2026, sebanyak 19 perkara masuk kategori perselisihan terus-menerus.

Di dalamnya, terdapat perkara yang dipicu indikasi perselingkuhan atau memiliki wanita idaman lain (WIL) maupun pria idaman lain (PIL).

Baca Juga: Aktivis PMII Blora Soroti Perselingkuhan ASN, Gelar Demonstrasi di Depan Gedung DPRD

Panitera PA Bojonegoro, Sholikin Jamik mengatakan, dari total 21 perkara perceraian ASN di Bojonegoro. Ada 11 perkara yang sudah diputus. Sisanya, 10 perkara masih dalam proses, belum diputus.

Dari jumlah perkara tersebut, didominasi oleh cerai gugat sebanyak 15 perkara. Sedangkan, untuk cerai talak hanya sekitar 6 perkara.

“Faktor penyebab terjadinya perceraian ASN di Bojonegoro, didominasi oleh perselisihan terus menerus sebanyak 19 perkara. Kemudian, karena terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) satu perkara dan judi satu perkara,” bebernya.

Baca Juga: Gen Z Sumbang 696 Perkara Perceraian di Bojonegoro

Penyebab terjadinya perselisihan terus menerus, menurut Sholikin, terdapat beberapa faktor. Di antaranya, karena pemberian nafkah dirasa kurang, tidak memberi nafkah sama sekali, adanya campur tangan pihak ketiga atau mertua, perilaku konsumtif seperti istri yang suka belanja online tanpa memperhatikan kebutuhan sehari-hari atau belanja berdasar keinginan.

Selain itu, karena mempunyai utang tanpa sepengetahuan pasangan. Dan, berselingkuh.

“Penyebabnya di poin berselingkuh, dimana ada indikasi memiliki WIL atau PIL,” terangnya. (ewi/msu)

Editor : Hakam Alghivari
asn perselingkuhan bojonegoro perceraian