Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jumlah Guru Berkurang, Beban Guru Bertambah: 242 Guru ASN Bojonegoro Pensiun 2026

Hakam Alghivari • Jumat, 27 Maret 2026 | 12:15 WIB
Seorang guru peserta Pelatihan AI Jawa Pos Radar Bojonegoro menganalisis hasil praktek penggunaan AI olehnya. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
Seorang guru peserta Pelatihan AI Jawa Pos Radar Bojonegoro menganalisis hasil praktek penggunaan AI olehnya. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sebanyak 399 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dipastikan memasuki masa pensiun di 2026. Dari jumlah tersebut, formasi guru menjadi yang paling banyak terdampak.

Data Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro mencatat, sebanyak 242 guru akan purna tugas tahun inj. Kondisi ini bakal dirasakan di sejumlah satuan pendidikan. 

Kepala SMPN 4 Bojonegoro, Agus Sugianto, menyampaikan, tahun ini terdapat tiga guru di sekolahnya yang akan memasuki masa pensiun. “Tahun 2026 ada tiga guru yang pensiun. IPS, PKN, dan Matematika,” ungkapnya.

Dia merinci, ketiganya akan purna tugas secara bertahap, yakni pada April, Juni, dan September 2026. Kekosongan tersebut, menurutnya, berpotensi menambah beban kerja guru lain yang serumpun.

“Beban guru bertambah, karena jam mengajar guru yang pensiun akan dibebankan kepada guru serumpun. Jam mengajar bisa mencapai 30 jam,” jelasnya.

Baca Juga: Guru PAUD Bojonegoro Bakal Dijatah Rp 500 Per Bulan

Sekolah untuk sementara harus melakukan penyesuaian internal agar proses pembelajaran tetap berjalan optimal. Terlebih, guru serumpun harus sedikit bersabar menanggung beban kerja tambahan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Aparatur BKPP Bojonegoro, Daniar Surya Adi Permana, mengatakan, hingga kini pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum membuka formasi pengadaan ASN untuk tahun 2026.

“Belum ada penetapan formasi untuk pengadaan ASN tahun 2026,” terang Daniar ketika dikonfirmasi ulang, kamis, (18/3).

Pengisian formasi guru yang akan kosong masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat. Sementara Pemkab Bojonegoro melakukan pemetaan kebutuhan pegawai guna menyesuaikan komposisi ASN ke depan, khususnya di sektor pendidikan yang setiap tahun mengalami angka pensiun cukup signifikan. (kam/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Guru #asn #pensiun #pemkab bojonegoro #aparatur sipil negara #BKPP #bojonegoro #Pengadaan ASN #BKPP Bojonegoro #purna tugas #bkn