Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

DP4 Blora Bantah Adanya Pemotongan HOK Tebu Plantungan

Achmad Syaeroyzi • Senin, 16 Maret 2026 | 22:21 WIB

POLEMIK: Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora menilai Kabupaten Blora sudah sesuai ketentuan HOK Jawa tengah.
POLEMIK: Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora menilai Kabupaten Blora sudah sesuai ketentuan HOK Jawa tengah.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora membantah adanya pemotongan hari orang kerja (HOK) tebu Desa Plantungan, Kecamatan Blora.

Kepala DP4 Blora Ngaliman mengatakan, Kabupaten Blora mendapatkan bantuan bibit tebu langsung dari Kementerian Pertanian. ‘’Saat ini kita dapat 1.085 hektare dan usulan itu dari klompok tani, salah satunya di Desa Plantungan,’’ katanya.

Ngaliman menilai, Kabupaten Blora sudah sesuai ketentuan HOK Jawa tengah, yakni penyaluran tersebut dari kementrian langsung ke kelompok tani.

‘’Untuk HOK utuh yakni Rp 3,6 juta per hektarnya, dan langsung diterima oleh kelompok tani,’’ ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, ada faktor standar dari kementerian tentang satuan biaya pembangunan perkebunan Tahun 2025. Untuk Jawa Tengah satuannya per HOK dari orang kerja 1x90.000.

‘’Jadi se-Jawa Tengah sama, tidak ada potongan sama sekali,’’ ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan pembinaan kembali jika terdapat oknum yang menjualbelikan bibit di lapangan.  ‘’Kita ada perjanjian yang harus dilengkapi dan dipatuhi secara SOP. Jadi saya harap kelompok tani harus mematuhi hal tersebut. Penyuluh pertanian lapangan punya datanya,’’ tambahanya.

Kepala Desa Plantungan, Kecamatan Blora Endang Susana mengatakan, DP4 memeberitahukan Desa Plantungan akan menerima bantuan bibit tebu dari pemerintah pusat 8 ton dan HOK sebesar Rp 4 juta.

‘’Alhamdulillah bibit tersebut sudah ditanam, kini nunggu HOK-nya,’’ katanya.

Endang menilai, hal ini berbeda apa yang disampaikan oleh DP4 sebelumnya. Pada faktanya tanda terima yang diberikan ke masyarakat hanya sebesar Rp 3,6 juta.

‘’Pemerintah desa tidak pernah dilibatkan dari  penyuluh pertanian lapangan. Jadi adanya isu ada potongan, pemerintah desa tidak tahu-menahu,’’ katanya. (ozi/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Plantungan #kelompok tani #Petani #Jawa Tengah #dp4 blora #HOK #DP4 #tebu #perkebunan #HARI ORANG KERJA #bibit #blora #Teni Hargono