RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Keberangkatan jamaah haji Bojonegoro dijadwalkan 1 Mei mendatang. Namun sebelum keberangkatan tersebut dilaporkan terdapat tiga jemaah haji yang meninggal. Sehingga bakal digantikan oleh ahli waris.
Kepala Kementerian Haji dan Umroh Bojonegoro Abdulloh Hafidz mengatakan ada jamaah haji yang meninggal sebelum keberangkatan. Sekitar tiga jamaah haji yang dilaporkan meninggal di Bojonegoro.
Terkait data jamaah haji yang meninggal, Hafid mengaku tidak hafal karena data berada di kantor. Mulai dari asal jamaah haji maupun masuk kloter berapa.
‘’Informasi di kantor saya tidak hafal,” ungkapnya kemarin (3/3).
Hafid menjelaskan untuk jamaah haji yang meninggal sebelum keberangkatan akan digantikan oleh ahli waris. Seperti suami atau anak. Tentu dibuktikan dengan surat nikah atau akta kelahiran.
‘’Bisa dialihkan ke ahli waris,” ungkapnya.
Menurut Hafid untuk ahli waris yang akan menggantikan perlu melakukan pemberkasan ulang. Tentu sebagai syarat administasi keberangkatan.
Hafid menambahkan untuk kebarangkatan jamaah haji Bojonegoro dijadwalkan pada 1 Mei mendatang. Pemberangkatan dilaksanakan di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro. Saat ini, jamaah haji tinggal menunggu keberangkatan. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana