Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jalan Utama Rembang-Blora-Cepu Rusak Akibat Curah Hujan Tinggi

Rahul Oscarra Duta • Jumat, 23 Januari 2026 | 08:45 WIB
MEMBAYAKAN: Salah satu titik jalan nasional yang berlubang diberi tanda galon dan ranting pohon.
MEMBAYAKAN: Salah satu titik jalan nasional yang berlubang diberi tanda galon dan ranting pohon.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Curah hujan tinggi mengakibatkan ruas Jalan Nasional Rembang-Blora-Cepu mengalami kerusakan yang cukup parah. Dianggap membahayakan, masyarakat sekitar pun menaruh galon dan ranting pohon sebagai penanda adanya lobang di jalan tersebut.

Pasalnya lubang tersebut memiliki lebar setengah meter dengan kedalaman mencapai 5 hingga 7 centimeter. Diketahui, jalur tersebut jalan utama bagi warga Blora kota.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.6 Provinsi Jawa Tengah Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Arif Agus Setyawan membenarkan, adanya lubang di ruas jalan nasional Rembang-Cepu akibat intensitas hujan yang tinggi.

“Dengan hujan yang intensitas tinggi saat ini, pastinya tidak bisa dihindari akan munculnya kerusakan berupa lubang. Karena di ruas kami konstruksinya berupa aspal,” ujar Arif.

Menurutnya, pekerjaan di ruas Rembang-Blora-Cepu dikerjakan dengan preservasi (pemeliharaan rutin). Pada aplikasinya BBPJN menggunakan dua metode penanganan, dengan melihat kondisi kerusakan jalan setelah disisir.

“Kerusakan berupa lubang yg muncul kita sisir. Pekerjaannya kita patching ditutup aspal panas (hotmix) atau TCM (tambal cepat mantap) coldmix, dengan aditif secara berlanjut sampai semua tertangani,” terang Arif.

Arif memastikan, saat ini masih dilakukan penyisiran titik jalan berlubang. Lalu upaya penanganan jalan saat ini terus dilakukan saat musim penghujan, mengingat ruas jalan Rembang-Blora-Cepu berkontruksi aspal.

“Pekerjaan penutupan ini tiap hari selalu kita laporkan ke pimpinan, berupa jumlah yang ditangani, jumlah lubang yang ada, dan jumlah lubang baru akibat hujan. Jadi terkontrol terkendali,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, menghadapi bulan Ramadan atau musim mudik tahun ini, BBPJN berencana merehabilitasi dua ruas jalan nasional di Kabupaten Blora. Yaitu Jalan Ahmad Yani dan Jalan Sudirman

“Menghadapi Lebaran Idul Fitri ada 2 ruas yang direhabilitasi minor ACWC (pelapisan satu lapis aspal). Itu untuk meminimalkan kerusakan seperti yang ada sekarang ini,” ucap Arif. (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Galon #curah hujan #Jawa Tengah #rembang #pohon #jalan #cepu #BBPJN #Hujan #Jalan Berlubang #blora #PPK #jalan utama #Jalan Nasional