Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Alokasi TKD Bakal Berkurang Banyak, Bupati Blora Minta Pelayanan Masyarakat Tetap Maksimal

Rahul Oscarra Duta • Kamis, 13 November 2025 | 16:00 WIB
PELAYANAN: Petugas di salah satu loket Mal Pelayanan Publik (MPP) Blora sedang melayani warga. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
PELAYANAN: Petugas di salah satu loket Mal Pelayanan Publik (MPP) Blora sedang melayani warga. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Alokasi transfer ke daerah (TKD) untuk Kabupaten Blora pada tahun 2026 diproyeksikan berkurang sekitar Rp 370 miliar. Meski begitu, Bupati Blora, Arief Rohman menegaskan agar seluruh ASN tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bupati Arief mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi anggaran tahun 2025, dan juga melakukan penyesuaian di RAPBD di 2026 dikarenakan pengurangan TKD yang jumlahnya hampir Rp 370 miliar.

“Tentunya kami harus melakukan penyesuaian-penyesuaian, Tahun 2026 ini kami harus prihatin,” ujarnya.

Pihaknya juga mewanti-wanti meski di tengah keterbatasan anggaran dan sejumlah penghematan, tetapi pelayanan kepada masyarakat agar tidak boleh terganggu.

“Semuanya tidak boleh mengurangi pelayanan kepada masyarakat,” pesannya

Bupati mengakui, Pemerintah Kabupaten Blora memastikan pembangunan infrastruktur, maupun sektor-sektor lainnya akan terus dilakukan.

“Walaupun dalam keterbatasan, pembangunan infrastruktur ini masih jadi harapan besar masyarakat. Jadi, akses jalan yang belum tertangani maupun yang menjadi keluhan warga, kami harus pastikan nanti pembangunan jalan dan jembatan, drainase, lampu dan lainnya, dipastikan lanjut pembangunannya, dengan berbagai skema pembayaran ke depan,” ujarnya. “Termasuk juga di bidang kesehatan, pendidikan dan lainnya,” tambahnya

Selanjutnya, Bupati juga meminta agar seluruh jajarannya dapat melakukan penghematan, seperti halnya dalam kegiatan rapat-rapat dan lainnya.

Dia juga meminta agar para ASN sebagai pelayan masyarakat bisa melayani masyarakat dengan sepenuh hati, mencintai pekerjaannya, serta menjadikan sebagai ibadah.

“Kami mengajak ke depan, bagaimana semua dalam melayani masyarakat ini tentunya mengintegrasikan nilai-nilai ibadah dalam etos kerja kita sehari hari, bahwa yang kita lakukan dalam menjalankan tugas ini kita niatkan ibadah,” ucap Bupati Arief.  (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Arief Rohman #pelayanan masyarakat #efisiensi #transfer ke daerah #tkd #masyarakat #Infrastruktur #alokasi tkd #blora #pelayanan #bupati blora