Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Punya Potensi Peternakan Besar, Blora Ditunjuk Jadi Lokasi Balai Ternak Baznas

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 17 Mei 2025 | 22:09 WIB
MELIMPAH: Populasi hewan ternak di Blora melimpah. Sehingga, Baznas RI melirik Blora sebagai lokasi Balai Ternak. (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)
MELIMPAH: Populasi hewan ternak di Blora melimpah. Sehingga, Baznas RI melirik Blora sebagai lokasi Balai Ternak. (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Jumlah populasi ternak di Blora sekitar 280.000 ekor menjadi daya tarik pengembangan ternak oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Sebanyak 203 ekor kambing dihibahkan kepada balai ternak di Kecamatan Randublatung.

Diharapkan dapat dikembangkan dan dikelola secara berkelanjutan, serta memberdayakan perekonomian. Ketua Baznas RI Noor Achmad dalam kunjungan kerjanya di Blora menyampaikan, balai ternak merupakan bagian dari strategi memberdayakan ekonomi mustahik (penerima zakat) melalui pengelolaan ternak secara komunal.

’’Balai ternak ini dapat menjadi model percontohan bagi daerah lain dalam mengembangkan sektor peternakan berbasis komunitas,” ujarnya. Noor menjelaskan, Kabupaten Blora dipilih sebagai lokasi pengembangan Balai Ternak karena memiliki potensi besar dalam bidang peternakan domba.

Pertumbuhan jumlah peternak baru yang signifikan, didukung oleh ketersediaan sumber daya alam dan manusia yang memadai. ’’Potensi itu menjadikan Blora sebagai wilayah strategis untuk implementasi program ini,” katanya.

Ketua Baznas Blora Sutaat membeberkan, saat ini komunitas peternak memiliki 205 ekor ternak. Meliputi 49 ekor indukan domba jenis Cross Texel, Cross Merino, dan Dorper F1. Sebanyak 97 ekor domba bakalan jantan jenis Cross Merino, Cross Texel, Cross Garut, dan Awassi, serta dua ekor pejantan Texel dan Dorper F1, dan satu ekor anakan jantan.

’’Kami harap program ini bisa berkontribusi dalam mencetak muzaki (pemberi zakat) baru yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” harapnya.

Bupati Blora Arief Rohman berharap, Balai Ternak ini menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa dan model percontohan bagi daerah lain. Bukan hanya pemberdayaan ekonomi, tapi juga tentang membangun kemandirian dan martabat para mustahik.

’’Tolong kembangkan Balai Ternak ini dengan penuh tanggung jawab dan komitmen,” tambahnya. Arief memaparkan, populasi ternak di blora terbesar di Jawa Tengah, jumlahnya hampir 280.000 ekor.

Sehingga, pihaknya ingin dari sektor peternakan dan pangan ini bisa sesuai dengan program Presiden, bahwa dari sistem ketahanan pangan nanti akan mampu mengentaskan Kabupaten Blora dari kemiskinan.

’’Kami juga minta dinas terkait untuk mendampingi agar nanti bisa berkembang. Jadi, saya nanti ke sini lagi. Saya akan meninjau. Semoga nanti terus berkembang,” tutupnya. (luk/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Arief Rohman #Noor Achmad #zakat #ternak #amil zakat #balai ternak #randublatung #baznas blora #baznas RI #blora #baznas #bupati blora