Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Rerata Warga Desa Campurejo Berprofesi Wiraswasta, Pemdes Bantu Pemberdayaan UMKM, Greenhouse dan Air Bersih

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 22 April 2025 | 20:33 WIB
DEKAT KOTA: Balaidesa Campurrejo ini berada di jalan nasional (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
DEKAT KOTA: Balaidesa Campurrejo ini berada di jalan nasional (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Desa Campurejo berada di Kecamatan Bojonegoro Kota. Namun, tidak menjamin hidup otomatis sejahtera.

Tetap diperlukan berbagai program dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan. Terutama di bidang ekonomi.

Kepala desa (kades) setempat Edi Sampurno mengatakan, pemdes memiliki tanggung jawab kepada masyarakat sesuai peraturan. Terutama di sektor ekonomi.

Sehingga memberi program untuk membangun kekuatan ekonomi mikro, ketahanan pangan, dan kesehatan.

‘’Ada program untuk pemberdayaan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah). Kami fasilitasi dengan menyiapkan lapak agar tidak menjadi pedagang kaki lima. Ada yang jualan kue, minuman, kebutuhan rumah tangga, sampai pasar bunga juga,’’ tuturnya.

Edi melanjutkan, juga fokus di ketahanan pangan dengan membangun green house untuk pertanian hidroponik. Bahkan, ada tiga kelompok yang menangani. ‘’Kami desa di tengah kota, jadi harus berani keluar berinovasi. Kalau kemarau juga kami kekeringan,’’ ucapnya.

Sehingga membuat program pengadaan air bersih. Kini telah memilik setidaknya 35 titik toren penyalur air yang dikelola masyarakat. Menurutnya, itu sangat menguntungkan. Sebab, setiap kelompok memiliki kas minimal Rp 20 juta.

‘’Hasilnya kami alokasikan untuk berbagi dengan masyarakat membutuhkan. Misal warga miskin dan anak yatim piatu,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, rerata warganya berprofesi sebagai pegawai dan wiraswasta. Hanya sedikit buruh tani. Sedangkan, pendidikan didominasi lulusan SMP dan SMA sederajat. ‘’Mungkin sekitar 20 orang yang buruh tani,’’ pungkas dia. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#lapa #air bersih #Hidroponik #pemberdayaan umkm #Wiraswasta #buruh tani #Ekonomi #pegawai #bojonegoro #rumah tangga #greenhouse #pasar bunga #kades #Campurejo