BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Jelang bergulirnya program makan bergizi gratis dari pemerintah. Mencuat adanya dugaan penipuan kepada para pengusaha katering di Bojonegoro. Bahkan, modus penipuan yang mencatut nama pejabat TNI itu, sempat membuat lima pengusaha katering mengkonfirmasi ke Kodim Bojonegoro.
Menurut Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim, terdapat laporan dari pelaku usaha katering di Bojonegoro, akan adanya selebaran dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. ‘’Ada sekitar lima (pengusaha katering) yang menanyakan ke kodim,” terangnya.
Selain itu, rerata mendapat surat palsu terkairt order katering untuk makan siang gratis siswa sekolah. Modus penipuan untuk makan siang gratis siswa sekolah mencatut nama institusi TNI, dengan kop surat palsu.
Letkol Czi Arief menegaskan, program ini bukan untuk dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. ‘’Untungnya mereka konfirmasi dulu, mulai dari koramil dan kodim 0813,” imbuhnya.
Dia mengimbau, pelaku usaha agar berhati-hati dan waspada terhadap modus penipuan pesanan fiktif, serta tidak menanggapi pesanan tersebut. Menurutnya, nilai orderan yang ditawarkan juga bervariasi.
‘’Mulai dari belasan hingga puluhan juta rupiah,” ungkapnya saat berada di Mapolres Bojonegoro Selasa (31/12).
Diketahui, program makan bergizi gratis ini telah dilakukan uji coba sejak Desember lalu, untuk siswa taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah dasar (SD) di sekitar kawasan Kota Bojonegoro.
Pendistribusian ratusan porsi makan bergizi gratis dilakukan dari dapur sehat satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di taman Rajekwesi Bojonegoro. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana