BLORA, Radar Bojonegoro - Setelah berhasil mempertahankan predikat sebagai Kabupaten Terinovatif pada ajang Innovative Government Awards (IGA) pada 2023 dan 2024, Bupati Blora Arief Rohman mendorong seluruh jajarannya terus memacu inovasi-inovasi yang berkualitas di tahun 2025.
Arief Rohman menuturkan, dirinya akan meningkatkan kualitas pelayanan di Blora dengan inovasi-inovasi terbaru. Sebab, ia menilai dengan cara itulah, masyarakat bisa mendapatkan manfaat pelayanan lebih optimal.
’’Kami coba dorong agar seluruh OPD juga menyiapkan diri untuk memasuki tahun 2025 dengan inovasi-inovasi. Tentunya dengan bimbingan dari kemendagri, perguruan tinggi, maupun mitra yang lainnya,” ucapnya
Ia juga menyampaikan, pihaknya akan terus dorong agar inovasi yang dihasilkan ini muaranya bisa dinikmati masyarakat, dan berujung pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Bupati Arief menekankan, inovasi menjadi salah satu indikator penilaian kinerja.
Karena itu, pihaknya memacu seluruh perangkat daerah untuk berinovasi. ’’Setiap OPD, setiap kabid, setiap unit, harus punya inovasi. Sehingga, kami berharap setiap tahunnya insyaallah menjadi kabupaten terinovatif,” terangnya.
Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda BSKDN Kemendagri Isman AP mengungkapkan, bahwa dalam hal inovasi, Kabupaten Blora mengalami peningkatan. ’’Dalam waktu tiga tahun ini memang Kabupaten Blora saya lihat peningkatannya signifikan sekali, dibandingkan dengan tahun lalu yang masih agak tipis,” ujarnya.
’’Namun, tahun ini Blora membuktikan menjadi daerah 10 kabupaten terinovatif di Indonesia dari 415 kompetitor, Blora bisa masuk 10 besar,” imbuhnya. Menurutnya, untuk mencapai prestasi pada IGA tersebut, diperlukan perjuangan dan komitmen dari seluruh jajaran Pemkab Blora.
’’Karena yang diubah itu adalah mindset daripada pelaksana urusan yang menjadi kewenangan pemda. Bagaimana dia melihat program itu, melaksanakannya dengan cara-cara baru yang lebih efektif dan efisien,” terangnya. (hul/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana