BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pembangunan infrastruktur yang digalakkan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bojonegoro turut dirasakan warga Kecamatan Bubulan. Selama 2023 berbagai pembangunan dilakukan guna berikan kemudahan, dan kenyamanan kepada masyarakat. Meliputi pembangunan drainase, jalan, jembatan, hingga landasan kontainer sampah.
Camat Bubulan Dyah Enggarini Mukti menjelaskan, dampak dari masifnya pembangunan ada dua. Pertama, perubahan pola pikir (mindset). Kedua, dampak kemudahan terhadap akses. Baik itu dari infrastruktur (jalan, dan jembatan), maupun akses kesehatan, dan pendidikan.
Dia menuturkan, wilayah kecamatan yang dipimpinnya 80 persen berupa hutan. Awalnya, di sepanjang jalan hutan dijadikan tempat sampah. “Mereka membuang di sepanjang jalan hutan. Dan itu terlihat oleh mata,” ujarnya. Berawal dari itu, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. Dirinya menggandeng pemkab, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Untuk membuat landasan kontainer sampah di Desa Cancung.
Setelah dibuat, mensosialisasikan ke masyarakat bahwa kontainer sampah, juga merupakan tempat sampah. “Alhamdulillah berhasil, dan kini sudah tidak membuang sampah di hutan,” katanya. Enggar sapaannya menambahkan, pada 2023 baru satu desa. Tahun ini akan ada tambahan dua desa yang berkerjasama dengan DLH. Dengan adanya jalan, dan jembatan yang dibangun. Baik melalui APBD, maupun Bantuan Keuangan Desa (BKD) akses masyarakat menjadi mudah. “Pembangunan yang dilakukan terbukti mempermudah akses,” tambahnya.
Sementara itu, Gatot Subroto salah satu tokoh masyarakat Desa Cancung bersyukur tahun lalu di desanya dibangun drainase. Sebelum dibangun, setiap hujan jalan di desanya kebanjiran. Air selalu melewati jalan. Sehingga jalan menjadi mudah rusak. Kini drainase dibangun, dan air sudah tidak meluber ke jalan lagi. “Alhamdulillah, setiap hujan jalan tidak kebanjiran,” ujarnya.
Gatot berharap 2024, jalan yang rusak karena sering kebanjiran segera dibangun oleh pemkab Bojonegoro. Dia mengapresiasi kinerja pemerintah yang telah membangun jalan secara masif. “Terima kasih pemerintah. Lanjutkan,” tutupnya. (*/tih)
Editor : Yuan Edo Ramadhana