RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pengamanan karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen, Blora, berujung ricuh. Dua anggota polisi yang berupaya melerai keributan justru menjadi korban pengeroyokan.
Polisi langsung mengamankan 11 warga yang diduga terlibat dalam kericuhan tersebut. Hingga kemarin, mereka masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing.
Kapolsek Ngawen AKP Lilik Eko Sukaryono mengatakan, insiden terjadi di perempatan Dukuh Randualas, Desa Rowobungkul, Sabtu (22/8) sekitar pukul 16.30. Saat itu, rangkaian karnaval hampir selesai dengan peserta terakhir menampilkan kesenian barongan.
Keributan bermula ketika kelompok barongan mendapat ejekan dari sejumlah warga. “Saat itu pengamanan tingkat desa, peserta terakhir barongan. Ada yang meledek, ‘barongan ora galak, barongan ora galak’,” jelas Lilik saat dikonfirmasi, Minggu (23/8).
Ejekan tersebut kemudian memicu cekcok. Warga dari Dukuh Tembang dan Dukuh Randualas terlibat gesekan. Petugas yang berada di lokasi berusaha melerai agar keributan tidak meluas.
Baca Juga: Tegur Anak Jalanan, Sopir Truk Dikeroyok hingga Babak Belur
Namun, upaya tersebut justru membuat anggota polisi ikut menjadi sasaran. Salah seorang anggota didorong hingga terjatuh dan sempat dipukul. Anggota lainnya juga mengalami perlakuan serupa ketika berusaha mengendalikan massa.
“Anggota melerai, anggota malah didorong sampai jatuh, sempat dipukul juga. Tapi hanya luka ringan saja,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, dua anggota polisi mengalami sejumlah luka. Korban pertama mengalami memar pada dahi, hidung, serta lutut kiri. Sementara korban kedua mengalami luka robek di bagian atas kepala, benjolan di kepala, serta memar dan benjolan pada dahi.
Kedua korban sempat mendapat penanganan medis di Puskesmas Rowobungkul. Setelah menjalani perawatan, keduanya diperbolehkan pulang.
“ Sempat dilarikan ke Puskesmas Rowobungkul. Saat ini sudah pulang,” terang Lilik.
Pasca kejadian, polisi mengamankan 11 warga untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami keterlibatan masing-masing orang yang diamankan.
“Yang diperiksa 11 orang. Sampai sekarang masih tahap pemeriksaan. Untuk peran, nunggu pemeriksaan di Unit 1,” katanya. (hul/zim)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah