RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Rumah sekaligus tempat usaha milik Nuradi Hadi Saputra, warga Desa Nganti, Kecamatan Ngraho terbakar pada Rabu (19/8) dini hari.
Kobaran api yang melahap tempat usaha berukuran 10 x 11 meter, bahan kayu untuk mebel, serta sejumlah peralatan pertukangan itu, disebabkan korsleting listrik.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro Ahmad Agus Salim mengatakan, petugas pemadam dari pos Kecamatan Ngraho mendapat laporan dan langsung menuju lokasi kejadian. Diperkiraan kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00.
Baca Juga: Kejadian Kebakaran Hutan di Bojonegoro Melonjak
Petugas menerjunkan tiga armada untuk menangani kebakaran tersebut. "Dalam operasi pemadaman ini kami mengerahkan satu unit falcon dari Pos Ngraho, satu unit firedome dari Pos Padangan, dan satu unit watersupply dari Pos Ngambon dengan total sepuluh personel," ujarnya.
Ia menjelaskan, petugas sempat menghadapi kendala karena tidak terdapat sumber air dekat lokasi kejadian. Meski demikian, proses pemadaman dan pembasahan tetap dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman. Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 06.00. "Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini," jelasnya.
Akibat kebakaran tersebut, lanjut dia, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 480 juta. Aset terbakar meliputi rumah hunian dan tempat usaha berukuran 10 x 11 meter, bahan kayu untuk mebel, serta sejumlah peralatan pertukangan.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Nganti, Kecamatan Ngraho Maryadi belum bisa dikonfirmasi terkait kondisi korban dan penanganan dari pihak pemerintah desa (pemdes). (yna/msu)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah