Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Lansia Ditemukan Tewas di Sumur Sawah Tambaksari Blora

Rahul Oscarra Duta • Senin, 4 Mei 2026 | 19:39 WIB
OLAH TKP: Petugas kepolisian melakukan olah TKP ditemukannya warga Dukuh Ngareng meninggal di dalam sumur. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BJN)
OLAH TKP: Petugas kepolisian melakukan olah TKP ditemukannya warga Dukuh Ngareng meninggal di dalam sumur. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Seorang pria lanjut usia berinisial S, 73, warga Dukuh Ngareng, Desa Tambaksari, Kecamatan Blora, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur area persawahan Dukuh Krabyakan, Desa Temurejo, kemarin (4/5). Korban diduga menceburkan diri ke sumur.

Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono membenarkan kejadian tersebut. ‘’Polsek Blora menerima laporan dari ketua RT sekitar pukul 08.00 WIB. Korban ditemukan di sumur tua area persawahan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui keluar rumah sekitar pukul 02.00 WIB. Aktivitas itu terekam kamera pengawas (CCTV) di samping rumah. Keluarga yang curiga kemudian melakukan pencarian bersama warga.

‘’Korban akhirnya ditemukan di dalam sumur dengan posisi tengkurap,” terangnya. Petugas Polsek Blora bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora langsung mengevakuasi korban. Tim medis Puskesmas Blora yang melakukan pemeriksaan luar tidak menemukan tanda kekerasan.

Baca Juga: Terseret Sungai Bengawan Solo dari Blora, Lansia Tenggelam Ditemukan Tewas di Bendung Gerak

‘’Korban meninggal akibat tenggelam. Telapak tangan dan kaki keriput karena terlalu lama di dalam air, serta dari mulut, hidung, dan telinga mengeluarkan air,” jelas Midiyono.

Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit prostat akut. Kondisi tersebut diduga memengaruhi psikologis korban. ‘’Ada dugaan korban mengalami depresi akibat penyakit yang dideritanya,” ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora Luluk turut menyayangkan peristiwa tersebut. Ia menyebut, pemerintah daerah sebenarnya telah menyediakan layanan kesehatan jiwa, meski masih terbatas.

Ia menambahkan, keterbatasan tersebut menjadi tantangan dalam penanganan kesehatan mental di daerah. Pihaknya mengimbau keluarga untuk lebih aktif memantau kondisi anggota keluarga, terutama yang memiliki riwayat penyakit kronis. ‘’Jika ada gejala depresi, segera manfaatkan layanan kesehatan yang tersedia atau konsultasikan ke tenaga medis,” tambahnya. (hul/ind)

Editor : Hakam Alghivari
#lansia blora #tewas di sumur #tambaksari blora #penyakit prostat #depresi