Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Turut Terdampak Tragedi Stasiun Bekasi Timur, KAI Daop 8 Surabaya Batalkan Tiga Rute Keberangkatan Untuk Sehari

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 28 April 2026 | 14:43 WIB
(Dok. Basarnas)
(Dok. Basarnas)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Insiden kecelakaan beruntun kereta api (KA) di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4) turut memengaruhi perjalanan moda KA menuju Jawa Barat dan Jakarta. KAI Daop 8 Surabaya terpaksa membatalkan sementara tiga rute perjalanan dari Jawa Timur akibat kecelakaan tersebut pada Selasa (28/4).

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menjelaskan, pembatalan dilakukan demi keselamatan penumpang, serta mendukung proses evakuasi dan pemulihan rute pasca kejadian. Sebagai gantinya, calon penumpang KA dapat mengajukan pengembalian uang 100 persen atau penjadwalan ulang keberangkatan, baik melalui aplikasi Access by KAI maupun datang langsung ke stasiun.

Kami menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan kereta api pada 28 April 2026. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan. KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dengan memastikan keselamatan pelanggan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi,” ujar Mahendro dalam rilis resmi KAI.

Rute yang mengalami pembatalan keberangkatan adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Awas Hoaks! Taspen Buka Suara soal Isu Kenaikan Gaji Pensiunan PNS, Ini Rincian Nominal Terbarunya

Di luar sisi administrasi, Mahendro dan jajaran KAI Daop 8 Surabaya turut menyampaikan duka cita atas kecelakaan yang menimpa para penumpang di Stasiun Bekasi Timur. “Kami menyampaikan empati dan duka mendalam kepada seluruh korban serta keluarga yang terdampak insiden operasional yang terjadi di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta,” tambahnya.

Sebelumnya pada Senin malam, KRL PLB 5181 diketahui menemper sebuah taksi listrik di perlintasan  Jalan Ampera, yang terletak di dekat Stasiun Bekasi Timur. Hal ini menyebabkan KRL TM 5568A yang berada di jalur berlawanan harus berhenti dan menunggu dari stasiun hingga taksi dapat dipinggirkan.

Namun di belakang KRL TM 5568A terdapat KA Argo Bromo Anggrek yang tidak sempat menerima sinyal untuk berhenti, menyebabkan KA antar kota tersebut menghajar bagian belakang KRL TM 5568A. Hingga saat ini, 14 penumpang dinyatakan meninggal dunia akibat gerbong yang mereka tumpangi hancur ditabrak lokomotif dari KA Argo Bromo Anggrek.

PT KAI sendiri telah menyatakan akan memenuhi tanggung jawab untuk seluruh korban kecelakaan tersebut, termasuk biaya pengobatan dan asuransi. “KAI pasti akan bertanggung jawab dari sisi baik penyembuhan, asuransi, dan yang lainnya. Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab untuk itu," klaim Wakil Presiden KAI, Anne Purba pada Selasa sebagaimana dikutip dari Jawa Pos. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kai daop 8 surabaya #bekasi timur #kai #kecelakaan #Kereta Api