RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dalam kurun dua pekan terakhir, dua warga Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, meninggal dunia di sawah akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus. Kasus terbaru menimpa RR (inisial), seorang pria 33 tahun pada Senin (29/9) pagi.
Kapolsek Gayam AKP Moch Syafii menjelaskan, korban kali pertama ditemukan saksi MKLS, 39, sekitar pukul 05.00 WIB, saat hendak beraktivitas di sawahnya.
Temuan tubuh korban yang sudah tergeletak itu, segera dilaporkan ke perangkat desa, lalu diteruskan ke Polsek Gayam.
“Petugas bersama pihak medis dari Puskesmas Gayam langsung melakukan pemeriksaan luar. Setelah itu, korban dievakuasi ke rumah duka bersama warga,” terang AKP Syafii.
Sebelumnya, pada Selasa (16/9) juga di Desa Katur, Kecamatan Gayam, seorang petani berinisial KDR, 50, ditemukan meninggal dunia di sawah miliknya dengan kondisi serupa.
Korban ditemukan anaknya, DM, 23, setelah sempat dicari karena tak kunjung pulang. Hasil pemeriksaan medis memastikan korban meninggal akibat sengatan listrik, tanpa tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
Dengan kejadian ini, Polsek Gayam mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan menghindari penggunaan jebakan tikus dengan aliran listrik yang terbukti membahayakan. (dan/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko