RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Jember dan Banyuwangi kembali mengalami erupsi pada Kamis dinihari (19/6), dengan tinggi kolom letusan cukup tinggi. Sebelumnya gunung tersebut mengalami erupsi berulang kali pada awal Juni, dengan erupsi terakhir tercatat pada Jumat (13/6).
Erupsi pada Kamis dinihari tercatat sebanyak dua kali, yakni sekitar pukul 12 malam dan pukul 4 subuh. Hingga Kamis sore, belum tercatat letusan susulan.
Erupsi pertama terjadi pada pukul 00:44 WIB, dengan tinggi letusan mencapai 1,5 kilometer di atas puncak. “Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah tenggara dan selatan,” papar petugas pengamat Gunung Raung, Agung Tri Subekti dalam laporannya di situs MAGMA Indonesia.
Erupsi berikutnya terjadi jelang matahari terbit pada pukul 04:43 WIB, dengan tinggi kolom letusan mencapai 2 kilometer. “Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah tenggara dan selatan,” lanjut Agung.
Atas kejadian tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masyarakat dan pengunjung dihimbau tidak mendekati puncak gunung dalam radius tiga kilometer. Saat ini aktivitas vulkanik Gunung Raung masih dalam level II, atau waspada.
Sebelumnya, jalur pendakian Gunung Raung melalui wilayah Kalibaru telah ditutup sejak Minggu (15/6) hingga waktu yang belum ditentukan. Selain itu, BPBD Jawa Timur masih melanjutkan pembagian masker kepada masyarakat dan pengguna jalan sejak periode yang sama. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana