Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Sepekan, Tiga Nyawa Melayang di Jalan Nasional Wilayah Bojonegoro

Hakam Alghivari • Senin, 12 Mei 2025 | 21:06 WIB

 

KORBAN: Laka di depan SPBU Padangan Jalan Bojonegoro-Cepu, pada Sabtu (10/5) malam lalu. Menewaskan satu korban jiwa pengendara motor.
KORBAN: Laka di depan SPBU Padangan Jalan Bojonegoro-Cepu, pada Sabtu (10/5) malam lalu. Menewaskan satu korban jiwa pengendara motor.
 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terus berulang, dan terjadi di jalan nasional wilayah Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, kejadian di Kecamatan Padangan pada Sabtu (10/5) lalu kembali menelan korban jiwa pesepeda motor.

Hal tersebut, membuat DPRD mulai mendalami penyebab insiden yang rerata menyebabkan warga Bojonegoro tewas di jalan. Berdasar laporan kejadian Satlantas Polres Bojonegoro, laka di Jalan raya Bojonegoro-Cepu turut wilayah Desa Kebonagung, Kecamatan Padangan melibatkan motor Kharisma nopol S-2636-AKK sekitar pukul 20.30 WIB, Sabtu.

Motor yang dikendarai Ghozali, 55, itu membonceng Anas, 49. Keduanya merupakan warga desa setempat, kontra motor CBR B-9442-FQC yang dikendarai Adi Arzan Aji, 27, warga Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari.

’’Pengendara sepeda motor Honda CBR meninggal dunia,” ungkap Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian Nur Pratama. Menurutnya, berdasar keterangan dari saksi, laka bermula saat motor Kharisma berjalan dari arah timur.

Namun, sesampai di TKP, kendaraan belok ke kanan dan saat yang sama dari arah berlawanan berjalan motor CBR, karena jarak sudah dekat akhirnya terjadi laka lantas. ’’Kedua pengendara dan pembonceng sepeda motor dibawa ke RSUD Padangan,” imbuhnya.

Diketahui, kejadian laka di jalan nasional tersebut, bukan kali pertama menelan korban jiwa pada bulan ini.

Sebelumnya, pada Kamis (8/5) laka turut Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, menewaskan pasangan suami istri, yakni Rubiar, 50, dan istrinya Apriliani,43, yang dihantam mobil Innova.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro Imam Sholikin menyampaikan, bakal mendalami maraknya kejadian laka di Bojonegoro yang menyebabkan korban jiwa, khususnya di jalan nasional.

’’Kecelakaan di jalan nasional ini tentu ada beberapa indikasi, seperti jalan ada kerusakan, sampai kepadatan lalu lintas,” ungkapnya. Ia menambahkan, bakal menerima masukan dan akan mencari solusi. (dan/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#Laka Lantas #Padangan #bojonegoro #kecelakaan #Jalan Nasional