Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kebakaran Menara Masjid Agung Darussalam: Yayasan Masjid Agung Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 20 Februari 2025 | 19:16 WIB
HANGUS: Petugas melakukan pembasahan di sekitar menara masjid untuk memastikan api di lokasi kejadian sudah padam.  (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
HANGUS: Petugas melakukan pembasahan di sekitar menara masjid untuk memastikan api di lokasi kejadian sudah padam. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kepulan asap tebal yang membumbung tinggi, sempat mengagetkan pengguna jalan dan warga di komplek Masjid Agung Darussalam, Kecamatan Kota Bojonegoro kemarin (19/2). Terlebih, ada sekitar 120 siswa dan pengajar di komplek masjid kawasan alun-alun itu.

Beruntung, api yang menjalar di bagian menara itu, berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan masjid. Namun, material bangunan menara yang berjatuhan, membuat dua motor milik pengajar di PAUD Darussalam rusak.

‘’Sekitar setengah sebelas tadi, kami tidak tahu dari mana api itu. Tiba-tiba menyebar cepat,” ungkap Ketua Yayasan Masjid Agung Darussalam Lugito Abdul Kodir kemarin (19/2).

Lugito yang saat kejadian berada di lokasi, mengaku juga mendengar kepanikan karena ada kegiatan belajar di komplek masjid tersebut.

Menurutnya, terdapat dua kendaraan motor milik pengajar, ikut mengalami kerusakan akibat tertimpa material yang terbakar. ‘’Ada dua sepeda motor milik guru PAUD Darussalam yang sedang mengahar dan diparkir di bawah menara. Kebetulan dikunci stang jadi sulit diamankan” ceritanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

(AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
(AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

Dia memastikan bahwa tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut, dan seluruh orang di komplek masjid berhasil dievakuasi ke tempat aman. Bangunan menara yang direnovasi pada 2014 itu, juga telah dilihat langsung oleh Pj Bupati di lokasi. ‘’Dalam menara itu tidak banyak isinya, hanya peralatan dari toa saja,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dindamkarmat) Siswoyo menyampaikan, peristiwa kebakaran itu pertama diketahui pengguna jalan, sebelum akhirnya dilaporkan ke Damkar Pos Kota pada pukul 10.50 . ‘’Selesai pemadaman pada pukul 11.45 WIB, oleh 2 unit truk pemadam dan 1 truk air BPBD,” terangya.

Siswoyo menambahkan, kerugian ditaksir mencapai Rp 400 juta meliputi bangunan menara masjid. Beruntung, api tak sempat merembet ke bangunan masjid dan TK Darussalam yang berisikan 120 jiwa pelajar dan pengajar. ‘’Penyebab kebakaran dalam proses penyeledikan oleh tim labfor (laboratorium forensik) Polres,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto pada hari terakhir menjabat kemarin (19/2), ikut turun ke lokasi kejadian. Menurutnya, kejadian tersebut bakal segera ditindaklanjuti.

‘’Pemkab akan mendampingi dengan pihak masjid, akan dikomunikasikan dengan bupati dan wakil bupati terpilih untuk segera memperbaiki kondisi yang ada,” terangnya. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Motor #siswoyo #pj bupati #adriyanto #Polres #Kebakaran #asap #Labfor #Paud #menara #masjid agung darussalam #pengajar #Siswa #bojonegoro #alun-alun #masjid agung #dindamkarmat #pemadam kebakaran #masjid