Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kebakaran di Bojonegoro Didominasi Lahan dan Perumahan, Selama Agustus Tercatat 96 Kejadian

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 25 Oktober 2024 | 19:15 WIB
PADAMKAN API: Petugas sedang memadamkan api di Kecamatan Balen. Kebakaran selama ini didominasi di lahan dan perumahan. (IST.RADAR BOJONEGORO)
PADAMKAN API: Petugas sedang memadamkan api di Kecamatan Balen. Kebakaran selama ini didominasi di lahan dan perumahan. (IST.RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Peristiwa kebakaran masih terus menyebabkan kerugian bagi warga di Kabupaten Bojonegoro. Terbaru, kebakaran dialami Budi Slamet, 55, warga Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang pada Selasa (22/10) malam, menyebabkan kerugian material sekitar Rp 100 juta.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dindamkarmat) Bojonegoro, mencatat peristiwa kebakaran 9 bulan terakhir masih didominasi oleh lahan dan rumah warga.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dindamkarmat Bojonegoro Zainul Maarif mengungkapkan, bahwa rerata kebakaran di Bojonegoro masih didominasi oleh kebakaran lahan dan permukiman. Berdasarkan data terakhir, terdapat 271 kejadian yang ditangani petugas damkar.  ‘’Lahan atau pekerangan ada 128 kejadiann, dan permukiman atau rumah 44 kejadian,” terangnya.

Diketahui, Damkarmat mencatat selain kebakaran lahan dan permukiman, juga terjadi 37 kebakaran tabung elpiji, 14 kebakaran lahan hutan, 11 meteran listrik, dan 10 kendaraan. Selain itu, 7 kebakaran tempat usaha, 6 kebakaran mesin oven, 2 gedung instansi, 3 travo listrik, 3 pohon, 2 penyulingan minyak mentah. Kemudian, gudang, sanyo, mesin cuci, dan pom mini masing-masing satu kejadian.

Kepala Dindamkarmat Bojonegoro Achmad Gunawan menambahkan, bahwa dari peristiwa kejadian kebakaran yang ditangani petugas, pihaknya memastikan bahwa hal tersebut tidak dipengaruhi oleh cuaca saat kemarau, namun rerata karena faktor manusia.

‘’Kebakaran yang terjadi di Bojonegoro karena keteledoran dan kurangnya kewaspadaan,” ungkapnya Rabu (23/10).

Achmad Gunawan menambahkan, meski peningkatan kebakaran dimulai sejak Juni lalu, namun tertinggi terjadi pada Agustus yakni 96 kejadian. Menurutnya, meski cuaca ikut memengaruhi, namun faktor manusia masih menjadi penyebab terbesar. ‘’Baik aktifitas pembakaran sampah maupun yang lainnya,” bebernya. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Desa #warga #cuaca #penyelamatan #Kabid #pemadaman #Kebakaran #Didominasi #kerugian #temayang #Kedungsari #perumahan #kabupaten #permukiman #bojonegoro #Kemarau #lahan #Peristiwa #dindamkarmat