BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Jalan nasional Bojonegoro-Babat turut Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, kembali memakan korban jiwa Selasa(15/10). Kejadian sekitar pukul 10.40 tersebut, Waras, 53, pengendara motor meninggal dunia usai terlibat laka dengan truk tronton.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakum) Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian Nur Pratama menyampaikan, berdasarkan hasil olah TKP, kejadian tersebut bermula dari kendaraan truk tronton yang dikemudikan oleh HA (inisial), warga Desa Paseyan, Kecamatan Parengan, Tuban. ‘’(Truk) keluar dari SPBU Sraturejo (berada di sebelah selatan jalan),” terangnya.
Ipda Septian melanjutkan, truk yang bermakud ke arah barat tersebut, pada saat yang sama dari arah timur ke barat berjalan sepeda motor Yamaha mio yang dikemudikan oleh korban. Karena jarak sudah dekat akhirnya terjadi laka lantas. ‘’Akibat kejadian tersebut pengendara sepeda motor mengalami luka dan meninggal dunia,” ungkapnya.
Yudi Efendi, warga Desa Sembunglor, Kecamatan Baureno, mengatakan, bahwa korban merupakan warga RT.07 RW.4 Dusun/Desa Sembunglor, Kecamatan Baureno. Menurutnya, korban yang berusia 53 tahun tersebut, merupakan seorang pedagang tembakau. ‘’Korban meninggalkan dua anak, cewek semua,” terangnya.
Selain itu, korban yang diketahui meninggal di TKP, sempat dibawa ke ke rumah sakit, sebelum dimakamkan di desa setempat. ‘’Tadi langsung dibawa ke RS Karangkembang (Kecamatan Babat, Lamongan), setelah itu langsung dibawa pulang untuk dimakamkan,” ungkap pria yang juga Sekretaris Desa Sembunglor tersebut.
Diketahui, laka di nasional turut Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, bukan kali pertama terjadi pada tahun ini. Sebelumnya, Sandili, 53, dan Patmi, 44, sepasang suami istri asal Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Bojonegoro menjadi korba laka lantas di Jalan Bojonegoro – Babat, turut Desa Sraturejo, Kec. Baureno pada 12 Agustus lalu. (dan/)
Editor : Yuan Edo Ramadhana