Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Longsor Dua Titik, Bupati Blora Arief Rohman Minta Bantuan BBWS Bengawan Solo

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 15 Maret 2024 | 20:13 WIB
TINJAU LOKASI: Bupati Blora Arief Rohman bersama DPUPR dan BPBD Blora sedang meninjau lokasi longsor di Desa Gadon, Kecamatan Cepu kemarin (14/3).
TINJAU LOKASI: Bupati Blora Arief Rohman bersama DPUPR dan BPBD Blora sedang meninjau lokasi longsor di Desa Gadon, Kecamatan Cepu kemarin (14/3).

BLORA, Radar Bojonegoro - Bupati Blora Arief Rohman gerak cepat menindaklanjuti longsoran yang menghubungkan Desa Gadon dan Desa Panolan yang berada di selatan Blora itu. Orang nomor satu di Blora itu langsung berkomunikasi dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

Dan, minta dua titik longsor di bantaran sungai Bengawan Solo itu segera diperbaiki. Sebab, longsor yang menghubungkan dua desa itu mengakibatkan akses jalan kabupaten ruas Ngloram-Gadon ditutup total. Menurut Bupati Arief, kondisi longsor di Gadon cukup parah hingga mengakibatkan jalan Ngloram-Gadon nyaris putus.

’’Untuk sementara jalan harus ditutup untuk keselamatan, agar tidak mengakibatkan longsor susulan,” ujarnya. ’’Rigid beton jalan sudah nggandul (menggantung), apalagi tanah di bawahnya amblas. Saya sudah video call kepala BBWS untuk meminta bantuan perbaikan. Tahun 2021 lalu, jalan ini sudah dilakukan pemasangan bronjong kawat. Namun, tetap terjadi longsor,” imbuhnya.

Bupati Arief juga minta bantuan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR). Perlu diketahui, kedalaman longsoran mencapai delapan meter. Dikhawatirkan akan meluas bila tidak segera ditangani.

’’Kami akan segera membuat surat. Kami minta DPUPR dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Blora menyiapkan dokumennya. Nanti diajukan ke KemenPUPR dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Mana yang cepat, nanti segera ditindaklanjuti. Ini harus segera, karena mendekati permukiman warga,” tuturnya.

Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan (PPK OP) IV BBWS Bengawan Solo Yosi mengatakan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD dan Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Blora terkait penanganan darurat. ’’Kemungkinan nanti akan dipasang cerucuk terlebih dahulu, agar tidak ada longsor susulan dan menjaga kestabilan tanah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DPUPR Blora Samgautama Karnajaya mengatakan, anggaran perbaikan longsor di dua lokasi itu tidak ada. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo untuk langkah ke depannya dalam penanganan longsoran tersebut.

’’Kami menunggu jawaban kepala balai yang sudah ditelepon Bupati. Kami akan mitigasi secepatnya dengan menggunakan cerucuk untuk menopang jalan agar tidak jatuh ke sungai. Begitu juga di Panolan akan ditangani dengan glugu terlebih dahulu, agar tidak meluas ke rumah warga,” pungkasnya. (hul/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#longsor #bupati #bbws #blora