LAMONGAN, Radar Lamongan - Kapal motor nelayan (KMN) Putra Sumber Mas mengalami kecelakaan di Perairan Utara Dungkek, Sumenep, Madura. KMN berkapasitas 12 gross tonage (GT) tersebut ditumpangi 15 penumpang dari Paciran dan Brondong.
Rinciannya satu nahkoda kapal dan sebanyak 14 anak buah kapal (ABK). Mereka berencana mencari ikan di Perairan Masalembu, Sumenep, Madura. ‘’Memang benar, ada satu kapal milik orang Paciran tenggelam di wilayah Madura,’’ tegas Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Nur Wakid kepada Jawa Pos Radar Lamongan, Kamis (25/1).
Dia menjelaskan, semula KMN Putra Sumber MAS berangkat melaut dari Pelabuhan Brondong, Minggu (7/1). Nahkoda dan ABK mencari ikan di Perairan Masalembu. Namun pada saat pulang, kapal tersebut tenggelam. Hingga kini, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut.
‘’Yang pasti sebanyak 12 orang telah selamat, akan tetapi tiga penumpang sampai saat ini belum ditemukan,’’ ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Joko Raharjo mengakui telah mendapatkan informasi kapal milik nelayan pantura Lamongan mengalami laka laut di wilayah Madura.
Dia menuturkan, kapal tersebut mencari ikan selama 14 hari dan hendak pulang ke perairan pantura Lamongan. Sebanyak 12 orang diselamatkan kapal yang melintas. ‘’Mesin kapal mengalami masalah hingga mesin mati dan kemasukan air Sabtu (20/1),’’ terangnya.
Joko memastikan, saat ini kapal SAR Permadi telah bersandar di Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Pihaknya terus berkomunikasi dengan BPBD Sumenep, yang memberikan informasi jika ombak tinggi masih menyelimuti laut. Sehingga belum bisa melakukan evakuasi terhadap 12 orang yang berada di tugboat.
‘’Sehingga demi keselamatan bersama, maka tugboat akan berlabuh di Dermaga Gresik. Nantinya diperkirakan sampai Gresik besok ,’’ imbuhnya. (mal/ind)
Editor : Hakam Alghivari