BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Jangan biasakan membakar sampah kemudian ditinggal, apalagi saat musim kemarau seperti ini. Sebab, kemarin (29/9) enam kios di Pasar Jipo, Kecamatan Baureno ludes terbakar.
Api diduga berasal dari pembakaran sampah di samping pasar.
Alimun, salah satu warga Jipo mengatakan, api mulai merembet ke kios sekitar pukul 14.30. Namun, hingga pukul 16.00 telah dipadamkan oleh Damkar.
Bahkan, warga telah berusaha memadamkan api, sebelum damkar datang. ‘’Sudah sempat dipadamkan warga menggunakan tangki air minum isi ulang," ungkapnya.
Pasar Jipo di Kecamatan Kepohbaru itu belum lama direnovasi dari uang negara.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dindamkarmat) Bojonegoro, kebakaran pasar terjadi di Desa Jipo RT 6 RW 2 Kecamatan Kepohbaru.
Menghanguskan enam kios, yakni milik Wakit, yang berukuran 2,5x3 meter dengan nominal kerugian ditaksir Rp 50 juta.
Kemudian kios milik Nanik dan Matraji yang juga terbakar 100 persen, dengan total kerugian masing-masing Rp 30 juta.
Lalu kios milik Aminah yang juga terbakar beserta isinya dengan kerugian Rp 25 juta. Kebakaran merembet ke kios milik Mustari dan Matamar dengan kerugian masing-masing Rp 30 juta.
Kebakaran diperkirakan terjadi kurang lebih pada pukul 14.30, dan Dinas Damkarmat Pos Baureno menerima laporan pukul 15.10. Kebakaran dapat dipadamkan pada pukul 16.05 dengan mengerahkan 3 unit truk pemadam.
‘’Berdasarkan laporan, diketahui karena adanya pembakaran sampah yg menjalar ke kios pasar,” ungkap kepala Dinas Damkarmat Achmad Gunawan.
Beruntung, sebanyak 21 kios lain beserta isinya berhasil terselamatkan. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana