Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

1.389 Rumah Terdampak, Warga Keringkan Perabot Terendam

M. Yusuf Purwanto • Jumat, 21 Oktober 2022 | 18:18 WIB
JEMUR KASUR: Ibu-ibu mengeringkan kasur dan perabot lainnya di Taman Seribu Lampu. Sebelumnya lokasi ini tergenang air.  (LUKMAN HAKIM/RDR.BLORA)
JEMUR KASUR: Ibu-ibu mengeringkan kasur dan perabot lainnya di Taman Seribu Lampu. Sebelumnya lokasi ini tergenang air.  (LUKMAN HAKIM/RDR.BLORA)
PUKUL 00.00 kemarin (20/10), air banjir di empat kelurahan satu desa di Kecamatan Cepu mulai surut. Tengah malam itu warga terdampak bergegas membersihkan material banjir masuk rumah.

 

Beberapa warga mengeringkan tempat tidur, kulkas, dan barang yang tenggelam. Banjir Rabu malam (19/10) usai hujan deras itu, tercatat 1.389 rumah terdampak.

Eko salah satu warga Kelurahan Balun mengatakan, peralatan rumahnya terendam, seperti kasur, kulkas, dan perkakas lain. "Pagi tadi (kemarin) saya keluarkan untuk dikeringkan, karena banjir malam itu air cepat naik," ungkapnya kemarin.

 

Menurutnya, banjir kali ini lebih besar dibanding sebelumnya. Tembok pembatas di dekat kali sisi utara hingga jebol. Memicu air langsung mengalir ke jalanan hingga memasuki permukiman.

 

"Tempat kami di gang ini paling parah, tadi malam setinggi dada," jelasnya.

Aripujo pedagang warung kopi mengatakan, saat banjir tiba tiba-tiba terdengar tembok belakang warung roboh. Air deras masuk ke warung, jalan, dan permukiman. Diprediksi air datang dari atas yakni wilayah Nglebok hingga tembok pembatas roboh.

 

Kepala Pelaksana BPBD Blora Widjianingsih menjelaskan, saat inventarisir tercatat 1.389 rumah terdampak banjir, tersebar di lima kelurahan/desa. Air meluap ke jalan dan permukiman disebabkan kali dan embung tidak dapat menampung.

 

"Fasilitas kesehatan di RSUD dr Suprapto bebereapa ruang juga terendam dengan ketinggian 30 sampai 40 sentimeter," jelasnya. (luk/rij)

Photo
Photo
ILustrasi (Ainur Ochiem/RDR.BJN) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Kawasan bencana #terdata #bencana banjir #risiko bencana #RDTR Cepu #mbangun blora #Perabotan Terendam #blora