RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Hari pertama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang kedua berlangsung kemarin (2/11) tak terjadi kendala. Walau pada pelaksanaan TKA gelombang pertama minggu lalu sempat terjadi kendala. Bahkan harus digelar TKA ulang.
Kepala SMAN 3 Bojonegoro Tri Herwidyatmono mengatakan, pelaksanaan hari pertama gelombang kedua TKA lancar tanpa kendala. Semua siswa hadir dalam pelaksanaan kemarin. Tri meminta siswa kelas 12 peserta TKA untuk tetap jaga kesehatan. Juga tidak boleh keluar rumah atau berpergian dulu sampai semua proses TKA selesai.
Kepala SMKN 1 Kasiman Eko Ratmianto mengatakan pelaksanaan TKA gelombang kedua hari pertama berjalan lancar. Jumlah peserta pada gelombang kedua sebanyak 206 siswa kelas 12.
‘’Digelar dalam 3 sesi per hari,” jelasnya.
Eko mengimbau seluruh siswa yang akan melaksanakan TKA di hari-hari selanjutnya agar selalu menjaga kesehata, mengatur pola makan dan istirahat. Serta fokus belajar mempersiapkan mata pelajaran (mapel) yang diujikan dalam TKA.
Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban Maskun mengatakan pelaksanaan TKA gelombang kedua mulai kemarin hingga 5 November mendatang meminta seluruh kepala sekolah di wilayah Bojonegoro dan Tuban menjadikan kendala pada gelombang pertama sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat kesiapan dan kecepatan penanganan.
Baca Juga: TKA Gelombang Kedua Dimulai, Cabdindik Dorong Orang Tua Jadi Pendamping dan Penyemangat
Maksun menjelaskan gangguan pada hari kedua gelombang pertama menjadi perhatian penyelenggara pusat. Juga telah ditindaklanjuti melalui kesempatan asesmen ulang bagi peserta terdampak.
‘’Di tingkat sekolah, kami meminta pemeriksaan kembali perangkat, aplikasi, jaringan internet, kelistrikan, serta kesiapan proktor, teknisi, dan pengawas. Jalur koordinasi dengan tim teknis juga harus dipastikan berfungsi,” ungkapnya.
Menurut Maskun koneksi dan perangkat cadangan tetap perlu disiapkan. Namun, apabila kendala berasal dari layanan pusat, sekolah harus segera berkoordinasi, mencatat kejadian dan peserta terdampak secara lengkap, serta mengikuti arahan penyelenggara. Setiap peserta harus memperoleh kepastian tindak lanjut sesuai ketentuan.
Pihaknya mengaku prioritas cabdindik adalah memastikan pelaksanaan berlangsung tertib dan setiap peserta memperoleh layanan yang aman, adil, serta kepastian penanganan apabila mengalami kendala. Kesiapan sarana, kesigapan petugas, dan komunikasi yang jelas menjadi kunci bersama menyukseskan gelombang kedua. (irv/msu)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah