
KEBERANIAN Nur Rahmawati merintis usaha berawal dari sesuatu yang disukai, ketertarikan terhadap tren make-up, mulai menekuni dunia tata rias secara profesional.
"Sejak kelas 5 SD," tutur perempuan 19 tahun.
Mahasiswa S-1 Ekonomi Pembangunan Universitas Bojonegoro itu tertarik dunia kecantikan seiring waktu berkembang menjadi peluang untuk menghasilkan uang.
Begitupun dengan hobi lain, yakni memasak yang juga mengantarkannya membuka usaha jualan di salah satu kantin sekolah menengah atas (SMA).
"Bermula dari fomo mengikuti tren make-up. Dan, membutuhkan uang, jadi berjualan makanan yang saya suka," terangnya menceritakan alasan terjun ke dua dunia profesi tersebut.
Baca Juga: Claudy Abrillia, Bertumbuh di Dunia Retail
Rahma menceritakan, pengalamannya merias untuk kegiatan karnaval di tingkat SMP/MTs menjadi salah satu momen berkesan. Sekolah yang diriasnya berhasil meraih juara pertama. Kini, Rahma juga meniti karir asisten makeup artist (MUA).
Perjalanan Rahma bukan tanpa tantangan. Pembatalan pekerjaan secara mendadak hingga rasa lelah harus dihadapinya. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan langkahnya.
Rahma ingin terus mengembangkan kemampuannya hingga menjadi MUA profesional sekaligus pengusaha. Baginya, hobi bukan sekadar kesenangan, melainkan peluang untuk membangun masa depan. (ewi/msu)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




