RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kekosongan kepala sekolah (KS) SD dan SMP di lingkup Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro masih mencapai 111 kursi.
Meski telah dilakukan pelantikan 155 KS pada minggu lalu di Pendapa Malowopati. Terdiri dari penugasan 34 guru menjadi KS dan 121 KS dimutasi.
Kekosongan kursi tersebut disebabkan oleh adanya KS yang purna tugas, meninggal, hingga habis periode penugasan. Sehingga perlu pengajuan pengisian kursi KS kosong kembali. Namun kini belum ada bakal calon kepala sekolah (BCKS).
Baca Juga: Pelantikan 155 KS Sisakan Kekosongan Kursi: 34 Guru Dilantik dan 121 KS Dimutasi, 3 PPPK Ditugasi KS
Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdik Bojonegoro Fatur Rohim mengatakan, setiap bulan ada penambahan kekosongan kursi KS. Sehingga pelantikan 155 KS minggu lalu masih menyisakan kekosongan.
‘’Masih ada terus (kekosongan kursi KS),” ungkapnya.
Rohim menjelaskan data per April terdapat 81 kursi KS kosong. Kemudian ada penambahan kekosongan 17 KS akibat purna tugas dan meninggal. Juga 47 KS habis periode penugasan.
Baca Juga: KPAI Soroti SMPN 1 Blora, Dua Kali kasus Bullying dalam Setahun
Sementara pada pelantikan minggu ada hanya ada penugasan 34 guru menjadi KS. Sehingga kekosongan KS saat ini sekitar 111 kursi.
Menurut Rohim saat ini kursi KS yang kosong sementara diisi oleh pelaksana tugas (plt). Sedangkan untuk pengisian definitif sedang dalam proses pengajuan di sistem. Tepatnya untuk kekosongan per April.
Sedangkan untuk pengisian kekosongan KS purna tugas, meninggal, hingga habis periode penugasan masih dalam proses pemetaan. Terlebih untuk BCKS untuk mengisi kekosongan tersebut belum tersedia. Akibat belum dilakukannya seleksi BCKS.
‘’Menunggu sistem dibuka untuk seleksi (BCKS),” ujarnya. (irv/msu)
Editor : Hakam Alghivari