Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Twibbon MPLS Rawan Kebocoran Data, APPA Bojonegoro Larang Cantumkan Data Pribadi Siswa

M. Irvan Romadhon • Selasa, 14 Juli 2026 | 07:00 WIB
ILUSTRASI SISWA (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
ILUSTRASI SISWA (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada tahun ajaran baru 2026/2027 sudah dimulai kemarin (13/7). Di masa MPLS ini marak penggunaan twibbon atau bingkai foto digital untuk meramaikan momen tersebut.

Namun dalam penggunaan twibbon tersebut perlu dilakukan dengan bijak. Terlebih rawan adanya kebocoran data pribadi anak atau siswa ketika diunggah di media sosial. Sehingga dalam pengunaan twibbon data pribadi seharusnya tak perlu dicantumkan.

Ketua Aliansi Peduli Perempuan dan Anak (APPA) Bojonegoro Nadhifatul Hima mengatakan, dalam penggunaan twibbon boleh dilakukan namun tanpa mencantumkan data pribadi anak. Mulai nama, umur, kelas, maupun data pribadi lain.

Baca Juga: 10 Link Twibbon Pilihan Hari Santri Nasional 2025, Desain Elegan dan Modern Siap Dibagikan

Hima menilai penggunaan twibbon dengan mencantumkan data pribadi menjadi rawan kebocoran data. Terlebih ketika di unggah di media sosial (medsos). Juga kejahatan siber yang semakin marak.

‘’Menjadi bahaya ketika mencantumkan identitas anak,”  ungkapnya.

Menurut Hima saat ini memang era digital sehingga tak bisa dipungkiri penggunaan twibbon sebagai media sosialiasi, promosi maupun kampanye lebih mudah.

‘’Hanya foto dan nama sekolah tidak masalah,” terangnya

Ketua Komunitas Peduli Perempuan dan Anak Bojonegoro (KP2AB) Agus Ari Afandi mengatakan, untuk menyikapi risiko kebocoran data pribadi anak dalam penggunaan twibbon harus dilakukan secara bijak. Tentu perlu upaya untuk mengurangi risiko kejahatan digital.

Baca Juga: Siswa SMKN Sugihwaras Menjalani MPLS Ramah Dengan Semangat dan Antusias

‘’Perlu saling menghargai pentingnya privasi dan keamanan siber,” ungkapnya.

Ari menjelaskan, untuk promosi pihak sekolah bisa membagikan kegiatan positif selama MPLS. Tidak harus dengan data pribadi diunggah dalam twibbon.

‘’Terlebih saat ini rentan terjadi kejahatan digital,” jelasnya.

Menurut Ari dalam kegiatan MPLS yang dilakukan orang tua harus sudah mengetahui. Bahkan lebih baik jika ada persetujuan. Termasuk penggunaan twibbon. Tentu untuk meminimalisir konflik antar orang tua  dan pihak sekolah.

‘’Meskipun twibbon ini dimaksudkan untuk menyemarakkan MPLS. Jangan sampai jadi celah yang merugikan siswa atau anak. Terutama terkait data pribadi di dunia digital,” terangnya. (irv/msu)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
#Twibbon #data pribadi #bojonegoro #APPA Bojonegoro #MPLS