RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemkab Blora tahun ini tidak menganggarkan perbaikan satuan pendidikan. Padahal tahun lalu, anggaran perbaikan satuan pendidikan mencapai Rp 20 miliar.
Kabid Sarpras Dinas Pendidikan Sandi Tresna Hadi mengatakan, sementara ini anggaran untuk sarpras pendidikan nihil. Sebelumnya sudah dianggarkan 3 sekolah yang akan mendapatkan perbaikan di tahun ini.
‘’Sementara nol, untuk tahun ini sebenarnya sudah dianggarkan Rp 800 juta untuk perbaikan 3 satuan pendidikan,’’ terangnya
Ia mengatakan, saat ini anggaran tersebut masih ditahan oleh Dinas Pendidikan. Pasalnya tiga satuan pendidikan tersebut juga diajukan dalam program revitalisasi sekolah Tahun 2026.
‘’Kalau nanti masuk ke program revitalisasi tahun ini, ya tidak dicairkan. Tapi kalau sekolah tersebut tidak masuk bisa dicairkan," kata Sandi. ‘’Semoga habis Lebaran bisa muncul nama sekolah yang mendapatkan program revitalisasi,’’ sambungnya.
Lebih lanjut, Sandi menyebutkan, tahun ini pihaknya tidak mengusulkan terhadap perbaikan pada anggaran perubahan. Sedangkan, diakuinya, pengusulan dilakukan jika nantinya ada instruksi dari pimpinan.
‘’Anggaran murni kan nol, untuk perubahan juga belum ada rencana pengusulan. Tapi kalau ada instruksi dari pimpinan akan diusulkan,’’ katanya.
Sandi menuturkan, tahun lalu dialokasikan sekitar Rp 20 miliar yang ditujukan untuk perbaikan 131 satuan pendidikan. ‘’90 persennya Pokir (pokok pikiran) anggota DPRD. Jadi juga mencangkup sekolah swasta,’’ imbuhnya.
Sedangkan tahun lalu, diakuinya, untuk satuan pendidikan swasta masuk dalam anggaran hibah, dengan total anggaran Rp 4,1 miliar untuk 28 satuan pendidikan.
‘’Itu dari anggaran murni, yang APBD perubahan tidak ada,’’ ujar Sandi. (ozi/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana