RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Bojonegoro sudah mulai melakukan sosialisasi sistem penerimaan murid baru (SPMB). Terlebih petunjuk teknis (juknis) SPMB untuk lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama (Kemenag) telah terbit awal Januari lalu.
Sementara ini pendaftaran SPMB sudah dibuka untuk MAN Insan Cendekia dan MA negeri dan swasta berasrama. Sedangkan, MA negeri dan swasta umum baru dibuka Maret mendatang.
Kepala MAN 4 Bojonegoro Khamid mengatakan, pendaftaran murid baru belum dibuka. Sesuai juknis baru dibuka pada bulan depan. ''Terlebih saat ini siswa kelas 12 MTs sederajat belum memiliki surat keterangan lulus," ungkapnya.
Khamid menjelaskan, saat ini MAN masih tahap sosialisasi ke sekolah dan madrasah. Namun, ketika ada calon murid baru yang mengonfirmasi ingin melanjutkan ke MAN akan dicatat terlebih dulu.
Kemudian ketika pendaftaran sudah dibuka, penginputan ke sistem akan diurutkan sesuai calon murid baru yang mengkonfirmasi di awal. ''Pendaftaran bakal dibuka dalam tiga jalur prestasi, afirmasi, dan reguler pada Maret mendatang," jelasnya.
Kepala MAN 2 Bojonegoro Abdur Rozaq mengatakan, untuk saat ini baru sosialisasi ke sekolah dan madrasah. Kemudian pendataan untuk jalur undangan atau prestasi.
Berbeda, SPMB untuk SMA dan SMK belum dimulai. Terlebih juknis dari Dinas Pendidikan (Disdik) Jatim belum terbit. Sehingga, masih menunggu juknis tersebut untuk pendaftaran siswa baru.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban Hidayat Rahman mengimbau untuk menunggu saja informasi terkait SPMB SMA dan SMK tahun ini. Mengingat juknisnya memang belum terbit. Selain itu, masih pengajuan pagu atau daya tampung ke Disdik Jatim.
Rahman menjelaskan, terdapat beberapa sekolah di Bojonegoro yang mengajukan penambahan pagu. Namun, secara umum masih sesuai dengan pagu tahun kemarin. ''Menunggu verifikasi dari provinsi," jelasnya. (irv/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana