RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengundang 50 orang tua murid Sekolah Rakyat Blora, di Pendapa Bupati Blora, Rabu (16/7). Undangan tersebut sebagai pintu komunikasi antara orang tua, sekolah dan pemerintah setempat. Sebab, para orang tua tersebut akan diberi pendampingan lebih lanjut.
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, pihaknya mengundang para orang tua siswa Sekolah Rakyat untuk melakukan pendekatan lebih lanjut. ‘’Untuk menyamakan persepsi antar pihak. Ini kesempatan anak-anak yang berasal dari keluarga miskin desil 2,’’ jelasnya.
Menurutnya, melalui pendidikan bisa mengentaskan kemiskinan yang mengakar. Selain itu, juga memberi pendampingan lebih lanjut. ‘’Jadi, nanti para orang tuanya ini kami profiling. Didampingi. Bisa jadi, nanti yang rumahnya tak layak huni bisa dibantu bedah rumah. Yang profesinya kurang modal atau apa bisa dibantu,’’ jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Blora Tri Yuli Setyowati mengatakan, sekolah tersebut telah beroperasi. Bukan tanpa kendala, namun masih perlu pendekatan dengan para siswa. ‘’Kendalanya saat ini lebih ke pendekatan dengan siswa. Karena di asrama jadi perlu pembiasaan,’’ terangnya.
Terlebih, beberapa guru yang berasal darj luar daerah juga tinggal di asrama yang telah disediakan. ‘’Kami menekankan kebersamaan. Nantinya poin kedekatan personal jadi sentuhan awal agar siswa merasa nyaman saat pembelajaran,’’ jelasnya. (hul/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko