Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Dishub Bojonegoro Operasikan 74 Angkutan Pelajar, Penumpang Melebihi Perkiraan Awal

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 10 Oktober 2024 | 17:58 WIB
ANGKUTAN PELAJAR: Mobil angkutan pelajar Bojonegoro telah beroperasi sekitar sepekan terakhir, salah satu tujuannya untuk menekan kecelakaan pelajar. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
ANGKUTAN PELAJAR: Mobil angkutan pelajar Bojonegoro telah beroperasi sekitar sepekan terakhir, salah satu tujuannya untuk menekan kecelakaan pelajar. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Angkutan gratis bagi pelajar telah diuji coba selama sepekan terakhir. Data Dinas Perhubungan (Dishub) menyebutkan 74 angkutan setiap harinya mengangkut sekitar 2.000 siswa. Jumlah tersebut melebihi perkiraan awal yakni 1.038 siswa.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Bojonegoro Muhamad Aris Hidayatullah mengatakan, angkutan pelajar gratis sejauh ini beroperasi di empat rute yakni Jalan Raya Bojonegoro-Baureno, Jalan Raya Bojonegoro-Padangan, Jalan Raya Bojonegoro-Temayang, dan dalam kota Bojonegoro. ‘’Paling ramai wilayah timur (Bojonegoro-Baureno), karena jumlah sekolah lebih banyak,” ujarnya.

Pria asal Kabupaten Tuban itu menambahkan, untuk bisa menggunakan angkutan gratis, siswa harus mendaftar ke masing-masing sekolah, sebelum mendapatkan kartu yang bakal di-scan oleh sopir melalui aplikasi.

Selain itu, angkutan tersebut masih bisa menarik penumpang umum di luar PP sekolah. ‘’Kita masih memanfaatkan sekolah di sepanjang rute, terdata terakhir sekitar 96 sekolah,” bebernya.

Namun, melihat tingginya animo siswa menaiki angkutan melebihi perkiraan sebelumnya sebesar 1.038, sehingga akan terus dievaluasi.  ‘’Kedepannya masih kita lakukan evaluasi berdasarkan data ini, dan menunggu keputusan dari pimpinan,” imbuhnya kemarin (8/10).

Sementara itu, Kepala Dishub Bojonegoro Andik Sudjarwo menyampaikan, selama sepekan uji coba, diketahui rerata pelajar yang memanfaatkan angkutan lebih dari 2.000 siswa.

Statistik Angkutan Pelajar Bojonegoro (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Statistik Angkutan Pelajar Bojonegoro (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

‘’Kita telah menambah minibus dinas untuk diperbantukan, karena MPU (mobil penumpang umum) yang bekerja sama dengan kami kewalahan,” terangnya.

Terpisah, Roni, salah satu sopir angkutan pelajar mengatakan, telah mendaftarkan kendaraanya untuk angkutan pelajar, meski dua tahun terakhir telah menjadi langganan siswa untuk berangkat sekolah.

‘’Bedanya sekarang sudah tidak bisa masuk (ke perkampungan), naik dan turun harus di pinggir jalan raya,” terangnya.

Namun, ia mengaku rerata angkutan pelajar tersebut masih bisa mengangkut penumpang umum, dan membayar langsung tanpa menggunakan aplikasi. Sementara itu, untuk sistem pembayaran yang bakal diterima sopir lewat aplikasi yakni Rp 5.000 per siswa, dan bisa diambil setiap satu seminggu.  (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#baureno #Dishub #uji coba #dishub bojonegoro #Padangan #penumpang #temayang #angkutan pelajar gratis #Siswa #bojonegoro #MPU #dinas perhubungan #Sekolah #angkutan gratis #Angkutan Pelajar