3 Poin Inti Sejarah Honda Astrea:
-
Identitas Rakitan Lokal: Kata "Astrea" eksklusif digunakan di Indonesia sebagai penanda motor rakitan Federal Motor (yang kemudian berubah menjadi PT Astra Honda Motor).
-
10 Generasi Emas: Total ada 10 model yang menggunakan nama Astrea, menghadirkan berbagai inovasi mulai dari transisi bodi besi ke plastik, suspensi teleskopik, hingga rem cakram perdana.
-
Senjata Melawan Motor China: Generasi penutup, yakni seri Legenda, sengaja dilahirkan sebagai motor bebek ekonomis untuk menjegal gempuran motor-motor murah asal China di awal tahun 2000-an.
RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tahukah kamu kalau nama "Astrea" pada motor bebek Honda sebenarnya adalah simbol kebanggaan bahwa motor tersebut dirakit secara lokal di Indonesia?
Mulai mengaspal sejak dekade 1980-an di bawah naungan Federal Motor (sekarang PT Astra Honda Motor/AHM), nama Astrea disematkan pada 10 model motor bebek, membentang dari era perdana Astrea 700 hingga ditutup manis oleh Astrea Legenda 2.
Setelah model Legenda 2 usai, pabrikan resmi memensiunkan klan Astrea dari lini produksi mereka dan beralih ke nama-nama baru seperti Kirana atau Karisma.
Bagi kamu pencinta otomotif atau sekadar ingin bernostalgia dengan motor andalan bapak di masa lalu, mari kita napak tilas 10 generasi Honda Astrea dari masa ke masa!
1. Honda Astrea 700 (1982)
Ini adalah mbahnya Astrea. Dikenal dengan kode C700, motor berkapasitas 70cc ini adalah penerus Honda C70 "Pitung". Uniknya, inilah pionir penggunaan bodi plastik (hingga 40%) pada motor bebek Honda, berbeda dengan pendahulunya yang full besi. Top speed-nya? Konon masih sanggup digeber hingga 80 km/jam!
2. Honda Astrea 800 (1983)
Punya desain kotak ala robot Robocop, Astrea 800 sayangnya kurang diminati sehingga hanya bertahan tiga tahun. Meski begitu, teknologinya sudah maju. Motor 86cc ini sudah dibekali pengapian CDI 12 volt, indikator oli, dan electric starter.
Baca Juga: 7 Alasan Mengapa Harga Motor Lawas Honda Astrea Bisa Semakin Tinggi
3. Honda Astrea Star (1985)
Menandai era bebek modern, Astrea Star hadir dengan mesin 85,8cc dan transmisi 4-percepatan rotary (N-1-2-3-4-N). Ini juga menjadi generasi Astrea terakhir yang menggunakan suspensi lengan ayun (swing arm) pada roda depan.
4. Honda Astrea Prima (1988)
Didesain khusus oleh Honda Jepang untuk Asia Tenggara, Astrea Prima adalah primadona tahun 90-an. Mesin 97cc-nya terkenal sangat kencang—bahkan tenaganya beda tipis dengan motor injeksi 125cc zaman sekarang! Perawatannya yang gampang dan irit bensin bikin motor ini sangat diburu.
5. Honda Astrea Grand (1991)
Jika Prima mengejar performa, Astrea Grand difokuskan pada kenyamanan dan efisiensi bensin. Suspensinya empuk dengan bentuk jok rata yang sangat nyaman untuk pengendara dan pembonceng. Tidak heran, motor ini jadi motor "keluarga" paling hits di masanya.
6. Honda Astrea Supra (1997)
Pelopor desain bebek kekinian! Supra merombak total tampilan Astrea Grand yang mengotak menjadi serba lancip dan bodi belakang yang sedikit menungging. Di negara tetangga, motor bertenaga 97,1cc ini lebih dikenal dengan nama Honda Wave.
7. Honda Astrea Impressa (1997)
Bisa dibilang, Impressa adalah jalan tengah bagi mereka yang suka mesin modern Supra namun rindu kenyamanan jok rata ala Astrea Grand. Federal Motor merilisnya sebagai motor bebek kelas pemula pengganti Astrea Star.
8. Honda Astrea Supra X (2001 - 2005)
Di era ini, Federal Motor resmi merger menjadi Astra Honda Motor (AHM). Supra X menyempurnakan sang kakak (Astrea Supra) dengan tambahan rem cakram di roda depan. Seri ini juga punya saudara kandung, yakni Supra XX (kopling manual) dan Supra V.
9. Honda Astrea Legenda 1 (2000)
Hadir di tengah gempuran motor-motor mocin (motor China) yang murah meriah, AHM merilis Legenda 1 sebagai penerus Impressa. Dijual dengan harga hanya sekitar Rp9 jutaan saat itu, motor bermesin 97,1cc ini sukses mempertahankan dominasi Honda di kelas entry-level.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Honda Grand Astrea: Motor Bebek Lawas yang Kini Jadi Buruan Kolektor
10. Honda Astrea Legenda 2 (2002)
Inilah babak akhir dari klan Astrea. Diluncurkan dengan striping baru yang lebih segar, Legenda 2 menjadi penutup kiprah motor bebek berdesain jok rata warisan era Super Cub C70. Setelahnya, nama legendaris "Astrea" tak pernah lagi disematkan pada motor-motor keluaran AHM. (*)