Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Opini: Antara Shin Tae Yong, Pildun dan Pilpres

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 2 Februari 2025 | 20:11 WIB
Coach Shin Tae yong saat memimpin timnas Indonesia di Piala AFF 2025. (INSTAGRAM SHIN TAE-YONG)
Coach Shin Tae yong saat memimpin timnas Indonesia di Piala AFF 2025. (INSTAGRAM SHIN TAE-YONG)

 

Oleh:
Mahfud Shodiq
Anggota DPRD Lamongan dan Ketua PAC PKB Kecamatan Lamongan

 

SELAMA sebulan terakhir ini insan bola tanah air, dikejutkan dengan ramainya pemberitaan pemecatan Shin Tae-Yong dari pelatih timnas.

Bahkan, tak sedikit yang menganggap keputusan federasi tersebut, bak petir di siang bolong. Karena yang dilihat selama ini hubungan PSSI dan pelatih asal Korea itu sangat harmonis.

Dari sini muncul banyak spekulsi berkembang di lapangan, yang sebagian besar menyudukan PSSI. Ada yang menganggap, PSSI dibeli mafia bola, adanya tuduhan perpecahan di tubuh kepengurusan PSSI dan lain-lain.

Aksi kekecewaan suporter timnas, juga dilampiaskan dengan seruan pengunduran diri ketua umum PSSI Erick Thohir.

Berbagai bentuk tuntutan dan kritikan tersebut, sangatlah wajar, karena PSSI tidak mampu menyuguhkan alasan  pergantian secara jelas.

Adanya ketidakharmonisan di ruang ganti pemain dan kurang idealnya komposisi pemain yang diturunkan saat melawan China.

Masih tidak bisa diterima para suporter timnas. Mereka  justru menganggap ini alasan yang dicari-cari PSSI. Di satu sisi, grafik timnas setelah mampu mengalahkan Arab Saudi lagi naik.

Memang disadari atau tidak, Coach Shin sapaan akrab Shin Tae-Yong, selana melatih di Indonesia, timnas banyak mengalami kemajuan, mulai dari peningkatan ranking FIFA, lolosnya timnas U-20  ke piala asia, nyaris tembus timnas kita olimpiade, dan masuknya timnas ke ronde 3 piala dunia ini.

Pildun

Sedikit ulasan di atas tesebut, mengingatkan tentang ramainya pemberitaan pencopotan pelatih Shin. Namun, sudah saatnya semua bangkit peristiwa itu, sekarang sudah muncul pelatih baru timnas, namanya Patrick Kluivert. 

Kami yakin, dibawa kepelatih baru ini, timnas bakal mampu bersaing  ketat untuk bisa tembus pada piala dunia 2026 nanti.

Satu kelebihan dari pelatih asal Belanda ini,  lebih mudah melakukan pendekatan dengan para pemain. Karena hampir 80 persen pemain diaspora yang ada saat ini, berasal  dari negara yang sama.

Nama besarnya, saat menjadi pemain dulu, juga masuk salah satu pertimbangan mengapa PSSI harus mendatangkan mantan pemain Barca itu menggantikan posisi Shin.

Dan yang tak kalah pentinya adalah, banyaknya pemainan keturunan Indonesia yang siap untuk dinaturalisasi menjadi pemain timnas. Setelah mantan pemain timnas Belanda ini melatih Timnas  Indonesia.

Pilpres

Langkah yang diambil Ketum PSSI dengan mengganti pelatih Shin di tengah jalan ini, diaanggap banyak orang Erick terlalu berani melakukan perjudian.

Karena antara mengganti dan memertahankan pelatih, sama sama tidak ada jaminan timnas, bisa lolos ke pildun 2026 nanti. Bahkan jika pingin pilih aman, menteri BUMN ini lebih baik mempertahankan pelatih Shin, karena hujatan dan cacian ketika shin gagal hanya tertuju kepada mantan pemain timnas korea selatan ini saja. Dan amanlah nama pengurus lapes dan PBNU ini.

Tapi sebaliknya, ketika Patrick nanti gagal, membawa timnas lolos pildun, hancurlah nama besar Erick Thohir. Hujatan, hinaan dan cacian semuanya akan diarahkan ke dirinya. Ia dianggap biangkeroknya timnas gagal nembus pildun. Dan Nama Patrick tetap aman aman saja.

Namun saya yakin dan percaya, orang sekelas Erick, sudah memperhitungkan persoalan ini dengan matang,  berbekal pengalamannya di dunia bola, mantan presiden Inter Milan ini akan serius bisa membawa timnas lolos ke pildum nanti. Buktinya, Patrick dalam melatih timnas tidak akan dibiarkan sendirian, ia didampingi sejumlah asiten pelatih hebat hebat.

Tidak hanya disitu, dirinya akan terus memburu pemain diaspora baru lagi, dari berbagai negara lain.

Orang nomor satu dijajaran BUMN tanah air ini, juga sadar akan adanya dampak elektoral positif bagi dirinya, untuk Pilpres 2029 yang akan datang. Manakala timnas bisa lolos pildun. Namanya, akan harum dan dikenal selamanya di republik ini.

Dari sini , tidak sedikit partai politik  yang ingin mencalonkan dirinya menjadi presiden pada Pilpres 2029 nanti. Apalagi dengan adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus ambang batas pencalonan presiden.

Ini sedikit gambaran dan analisa politik.  Namun semunya, penentuan terakhir tetep ada di tangan Erick untuk urusan Pilpres 2029. Sekali lagi, semua ini baru prediksi, dan analisa politik yang bisa terjadi dan bisa tidak.

Yang lebih penting  lagi,  untuk sementara ini, ketum jangan diganggu dengan rayuan. Itu dulu. Mari kita fokus,  satu barisan dan satu tindakan, kita dukung program PSSI menuju pildun 2026. (*)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#mafia bola #barca #shin tae-yong #indonesia #suporter #korea #Sepak Bola #timnas #fifa #Bola 14 Juni 2023 #belanda #olimpiade #Timnas Indonesia #menteri bumn #Pilpres 2029 #patrick kluivert #erick thohir #piala dunia #diaspora #PSSI #mahkamah konstitusi #suporter timnas #pilpres #pildun #inter milan