LAMONGAN, Radar Lamongan – Curah hujan yang diprediksi lebih tinggi dibandingkan sebelumnya membuat Balai Besar Perbaikan Jalan Nasional (BBPJN) harus melakukan antisipasi terhadap proyek pengecoran di jalan nasional Lamongan – Gresik.
‘’Antisipasi musim penghujan, pelaksanaan pengecoran dikebut,’’ tutur PPK BBPJN Lamongan – Gresik – Tuban, Ketut Payun Astapa, kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Di sejumlah titik, kemarin (28/10) dipasangi terpal. Tujuannya melindungi cor yang baru selesai agar tidak terkena air hujan. Seperti diberitakan, satu lajur dengan panjang 1,5 kilometer (km) sudah diselesaikan.
PPK menargetkan akhir bulan ini satu lajur lagi bisa terselesaikan. Sehingga, bulan depan sudah berganti di sisi selatan atau lajur arah Gresik – Lamongan.
Menurut dia, pengerjaan satu lajur membutuhkan waktu sekitar seminggu. Selain mengantisipasi hujan, pihaknya juga mewaspadai kendala mesin pada saat pengerjaan. Agar proyek bisa rampung sesuai target, maka progress pengerjaan pengecoran dipantau setiap hari. Menurut Ketut, saat ini proyek yang sudah diselesaikan melebihi target.
‘’Bulan ini target kami selesai 30 persen. Sekarang sudah terealisasi 35 persen,’’ terang Ketut.