3 Poin Inti yang Harus Kamu Pahami:
-
Sistem Pemeringkatan: Desil adalah hasil pemeringkatan 1-10 yang dihitung dari kondisi nyata keluargamu, mulai dari jenis pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, hingga aset yang kamu miliki.
-
Acuan Bantuan Sosial: Kelompok Desil 1 hingga 4 menjadi prioritas penerima Bansos seperti PKH dan Sembako, sedangkan Desil 5 biasanya untuk bantuan iuran kesehatan (PBI-JK). Kelompok Desil 6-10 umumnya dianggap sudah mampu.
-
Data Itu Dinamis: Status desil-mu tidak bersifat permanen. Jika data yang tercatat di sistem tidak sesuai dengan kondisi ekonomimu saat ini, pemerintah menyediakan fitur untuk melakukan sanggah atau pembaruan data secara mandiri.
RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Istilah desil belakangan ini mendadak viral di media sosial, terutama setelah muncul rencana pemerintah untuk membatasi pembelian BBM bersubsidi, khususnya pembatasan Pertalite, bagi kelompok desil 9 dan 10.
Agar kamu tidak bingung, desil adalah sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga yang dibagi ke dalam 10 tingkatan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial.
Sistem ini digunakan pemerintah untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan sosial (Bansos), mulai dari Desil 1 (paling miskin/ekstrem) hingga Desil 10 (paling sejahtera). Jadi, semakin kecil angka desil-mu, semakin besar prioritas bantuan yang bisa kamu dapatkan.
Kenali Kategori Desil di Keluargamu
Berdasarkan data Kemensos, kategori desil menunjukkan posisi kesejahteraanmu dibandingkan keluarga lain di Indonesia. Berikut pembagiannya:
Baca Juga: Penasaran Keluargamu Masuk Kategori Kaya atau Miskin? Begini Cara Gampang Cek Desil Bansos Pakai HP!
-
Desil 1: Masyarakat miskin ekstrem (10% penduduk terbawah).
-
Desil 2: Masyarakat miskin.
-
Desil 3: Masyarakat hampir miskin.
-
Desil 4: Masyarakat rentan miskin.
-
Desil 5: Ekonomi menengah ke bawah.
-
Desil 6 & 7: Masyarakat dengan kesejahteraan menengah.
-
Desil 8: Masyarakat menengah ke atas.
-
Desil 9 & 10: Masyarakat dengan kesejahteraan relatif tinggi hingga paling tinggi.
Cara Cek Status Desil-mu
Kamu tidak perlu bingung mencari informasi ke kelurahan, cukup gunakan HP-mu:
-
Via Aplikasi Cek Bansos:
-
Unduh aplikasi "Cek Bansos" resmi dari Kemensos.
-
Login menggunakan akun yang sudah terdaftar.
-
Pilih menu "Cek Bansos".
-
Masukkan NIK (sesuai KTP).
-
Tekan "Cari Data".
-
-
Via Website Resmi:
-
Buka cekbansos.kemensos.go.id.
-
Isi wilayah (Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa).
-
Masukkan nama sesuai KTP dan kode captcha.
-
Klik "Cari Data".
-
Data Tidak Sesuai? Begini Cara Mengubahnya
Jika ternyata data desil-mu tidak sesuai dengan kenyataan (misalnya kamu merasa layak dibantu tapi statusnya Desil 10), jangan panik. Kamu bisa melakukan pembaruan data:
1. Secara Online (Aplikasi Cek Bansos):
-
Pilih fitur "Usul Sanggah" atau "Usulkan Pembaruan".
-
Klik "Request Pembaruan Data".
-
Isi detail kondisi ekonomimu saat ini (kondisi rumah/penghasilan) dan unggah foto pendukung (misalnya foto kondisi rumah).
2. Secara Offline (Manual):
-
Datangi kantor desa/kelurahan atau Dinas Sosial setempat.
-
Bawa KTP dan KK asli.
-
Sampaikan permohonan pembaruan data melalui sistem SIKS-NG yang dipegang petugas. Setelah itu, akan ada proses survei lapangan untuk verifikasi kebenaran datamu.
Sebagai referensi tambahan, metode pemeringkatan kesejahteraan ini mengacu pada standar metodologi yang lazim digunakan dalam survei sosial ekonomi.
Baca Juga: Arti Desil Bansos Sebenarnya yang Bikin Penasaran: Kamu Masuk Kelompok Mana?
Untuk memahami lebih dalam mengenai bagaimana pemerintah melakukan pemetaan kemiskinan, kamu bisa merujuk pada publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai Indikator Kesejahteraan Rakyat.
Pastikan kamu selalu memantau informasi dari kanal resmi pemerintah agar tidak termakan hoaks terkait kebijakan subsidi energi. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko