RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Nanik S. Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut diambil karena Nanik akan menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Informasi itu dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, yang menyatakan bahwa Nanik telah berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum menyampaikan pengunduran dirinya.
Dalam pernyataannya di media sosial, Nanik menyampaikan bahwa meskipun tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, dirinya tetap berkomitmen mengawal keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis.
Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya petani dan peternak lokal.
Baca Juga: Tiga Dapur MBG Blora Belum Beroperasi, Tunggu Instruksi BGN
Pengunduran diri Nanik mendapat perhatian publik mengingat BGN merupakan lembaga yang memegang peran penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas pemerintah.
Hingga saat ini, pemerintah masih menyiapkan langkah lanjutan terkait kepemimpinan di BGN. Sejumlah laporan menyebutkan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menjadi salah satu nama yang dikabarkan berpotensi mengisi posisi tersebut, meski belum ada pengumuman resmi dari pemerintah.
Keputusan Nanik untuk mengundurkan diri diharapkan tidak menghambat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini terus berjalan di berbagai daerah. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga kesinambungan program tersebut demi meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko